Berita Terkini

We are Office of International Affairs and Public Relation, University of Muhammadiyah Jember (UM Jember) - Indonesia. We pleased to announce that our Summer Camp event is now open Summer Camp 2019 “Explore Pendhalungan”. This event will run from July 15th – 21st July 2019. Our goal for this event are, increase the understanding of other cultures from all participants, introduce closely about Pendhalungan culture and its value, introduce and provide the practice of making costumes from the biggest carnaval event called Jember Fashion Carnaval (JFC), and improve the global vision for cultural side.

The Summer Camp will be attended by participants from some countries, Japan, Thailand, Malaysia, Turkey and Indonesia. The event will be opened by Rector of Muhammadiyah Jember University, Mr. Muhammad Hazmi, D.E.S.S.

This Summer Camp 2019 “Explore Pendhalungan” agendas includes Bahasa Indonesia training (Indonesian Language training), Pendhalungan cultural event, local business filed trips, making of JFC costume and Grand Jury, coffee and chocolate making process, cultural exchange, traditional games and more. This camp will use English Language for communication at the camp.

Each participant will experience the diversity and unique of Indonesia culture, especially Pendhalungan culture. The camp will offer free pick up service from Jember Airport (Notohadinegoro Airport), Jember Station, Jember Terminal (Tawang Alun Terminal), room, accommodation during the program, and activities to accepted participants.

Indonesia dihadapkan dengan berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Salah satunya adalah tantangan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, dimana seluruh pasar global masuk ke Indonesia menuntut semua pelaku industri memikirkan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Salah satu bisnis yang cukup berkembang pesat di Indonesia adalah bisnis kuliner. Secara potensial, di Jember sendiri merupakan kota bisnis kuliner cake cukup digandrungi penduduk lokalnya maupun pendatang. Membaca peluang tersebut membuat tim pelaksana Program Pengabdian Masyarakat hasil kerjasama Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Ristek Dikti berusaha untuk melakukan inovasi dan rehabilitasi kepada UMKM di Jember. Kabupaten Jember memiliki dua mitra usaha yang bergerak di bidang cake yakni mitra usaha pertama dengan nama Rumah Kue Jember yang berada di Jalan Sriwijaya, Karangrejo dan mitra usaha kedua dengan nama Kue Nafita yang berada di Jalan Karimata, Sumbersari. Tim pelaksana yang dari Universitas Muhammadiyah Jember yakni Astrid Maharani, S.E., M.Akun. dan Seno Sumowo, S.E., M.M. melakukan inovasi Kue Batik Jember Sebagai Upaya Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Jember. Salah satu tahapan yang dilakukan tim pelaksana pada tanggal 10 Juli 2019 memberikan pengetahuan mengenai inovasi dalam produk UMKM tersebut dengan melakukan pelatihan membatik di media kue bole dan cake tape. Pelatihan dihadiri 10 orang peserta dari Rumah Kue Jember dan Kue Nafita dan berlangsung selama 4 jam. “Dengan adanya pelatihan ini diharapkan UMKM dapat semakin berkembang berkat inovasi motif batik Jember. Selain membekali UMKM dengan keterampilan membuat motif batik Jember di media kue bolu dan cake tape, kami juga membekali UMKM untuk peningkatan segi operasional dengan pemberian mesin, peningkatan segi pemasaran dengan offline dan online, peningkatan dari segi akuntansi dengan perhitungan HPP dan pembuatan Laporan Keuangan berbasis SAK EMKM. Dengan adanya beberapa usaha tersebut diharapkan mitra usaha dapat semakin berkembang dan dapat menjadi icon oleh-oleh Khas Jember,” ujar Astrid Maharani, SE, M.Akun. selaku Ketua Tim Pelaksana. Dalam pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat tersebut juga mengikutsertakan 5 mahasiswa dari program studi Akuntansi dan Manajemen sebagai wujud implementasi penerapan ilmu yang didapat di bangku kuliah dalam membantu mengatasi masalah yang ada di mitra usaha.

UPT-PMB ( Unit Pelayanan Teknis Penerimaan Mahasiswa Baru) UM Jember bersama dengan seluruh civitas akademika terus melakukan kesempurnaan demi memberikan layanan terbaik untuk para mahasiswa dan calon mahasiswa baru. Kesempatan besar untuk menjadi mahasiswa baru UM Jember dan menjadi bagian kegiatan internasionalisasi kampus ditahun akademik 2019/2020. Kini telah dibuka melalui dua jalur yakni minat bakat (PMDK) dan Mandiri (SMPTM). Semakin dekat dan mudah UPT-PMB menawarkan untuk calon mahasiswa baru mendaftar secara On The Road saat tour menggunakan armada trans UM Jember diberbagai kota. Difasilitasi pendaftaran secara online dan selanjutnya dapat test secara online atau CBT yang hanya dapat dilakukan di UM Jember. dalam road show PMB bersama UM Jember Trans masyarakat umum dapat menikmati fasilitas yang disediakan oleh UM jember diantaranya, cek kesehatan gratis, sajian menu makanan dari prodi pariwisata live music dan games serta informasi akademik lainnya. Yang lebih istimewa UM Jember menyediakan bebas biaya dan test untuk calon mahasiswa penghafal al-qur’an atau Hafidz/Hafidzah. Jelas Trias Setyowati, SH, SE, MM.

Trias Setyowati, SH, SE, MM selaku kepala UPT-PMB memaparkan keunggulan lain dari menjadi lulusan UM Jember juga para mahasiswa nantinnya akan mendapatkan dua ijasah yang akan diterima yakni satu ijasah resmi berdasarkan penilaian Akademik serta Surat keterangan pendamping Ijasah (SKPI) yang didalamnya berisi tentang kemampuan Soft skill yang dimiliki oleh mahasiswa itu sendiri yang bisa digunakan sebagai pendukung untuk melamar kerja ataupun membangun usaha mandiri sesuai keahlian yang dimiliki. Bagi calon mahasiswa UM Jember juga memiliki beberapa program beasiswa diantarannya Beasiswa Bidikmisi, beasiswa PPA, Djarum Beswan, Beasiswa Alumni, Beasiswa Pemkab Jember, dan Beasiswa Persyarikatan Muhammadiyah. Dr. Ir Muhammad Hazmi, D.E.S.S mengatakan bahwa UM Jember mendukung dan memfasilitasi pendidikan untuk mahasiswa salah satunya dengan beasiswa demi kelancaran belajar sekaligus meraih prestasi dan pada tahun 2019/2020 UM Jember gratis biaya pendaftaran.

UM Jember terus berkembang dan berkemajuan kini telah memiliki 10 fakultas dengan 28 prodi terakriditasi. Semua informasi pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses http://uptpmb.unmuhjember.ac.id/ dan untuk pendaftaran offline calon mahasiswa dapat langsung datang ke Universitas Muhammadiyah Jember, Jl. Karimata 49 Jember di jam kerja Senin-kamis pukul 07.00 – 14.00 WIB, dan Jum’at- Sabtu pukul 07.00 – 12.00 WIB.

Politik transaksional atau politik uang merupakan salah satu masalah serius dalam setiap pemilihan umum di Indonesia. Dalam setiap event penyelenggaraan pemilu selalu ditemukan pelanggaran berupa politik transaksional baik dalam pemilihan berskala nasional seperti pemilihan presiden sampai dengan pemilihan berskala lokal seperti pemilihan kepala desa. Bahkan di beberapa daerah politik transaksional menjadi suatu hal yang biasa dan diterima. Sampai dengan saat ini, realita ini masih terus terjadi di masyarakat dan belum ditemukan titik temu penyelesaiannya. Maka berangkat dari permasalahan sosial tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember berusaha mengungkapkan mengapa hal tersebut dapat terjadi dengan melakukan kegiatan penelitian. Kegiatan penelitian tersebut adalah sebuah bentuk melaksanakan tugas tri dharma Perguruan Tinggi untuk mengembangkan riset yang dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Karya mahasiswa dengan judul ‘Banal Politik Transaksional Para Pemilih’ diapresiasi oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) dan terpilih dalam kegiatan Program Kreatvitas Mahasiswa (PKM) pada tahun 2019. Mahasiswa tersebut bernama Haressa Lintang Rizkika (S1— Psikologi), Hikmatul Ummah (S1— Psikologi), dan Aidina Winona Raider (S1— Psikologi) serta dosen pendamping Erna Ipak Rahmawati, S.Psi.,MA. Mereka melakukan penelitian terkait dengan mengapa masyarakat terus-menerus melakukan praktik politik transaksional kendati hal tersebut dilarang oleh Undang-Undang Dasar. Lintang, Ummah dan Winona menemukan fenomena yang ada di masyarakat, kemudian berusaha mengungkapkannya melalui tinjauan psikologis. Hasilnya bahwa masyarakat menganggap bahwa poliik transaksional adalah hal yang tidak harus dihindari atau dianggap sebagai hal yang positif. Banyak dari masyarakat memaknai bahwa pemberian dalam pemilu adalah bentuk hadiah, tali asih dan kompensasi atas hak suara yang mereka berikan. Dalam penjelasan ilmu psikologi, masyarakat mengganggap dirinya tidak berdaya sehingga mereka mengharapkan bantuan dari orang lain. Maka hal ini menjadi celah bagi seseorang yang ingin duduk dalam kursi kekuasaan untuk memberikan uang karena pemberian yang diterima akan dimaknai sebagai tindakan prososial atau tindakan ‘menolong’ yang diharapkan oleh masyarakat. Kontrol normatif masyarakat juga tidak bekerja saat penyelenggaraan pemilu tiba, karena masyarakat merayakan budaya pragmatisme ini bersama-sama. Bahkan bagi banyak individu, melakukan praktik politik transaksional akibat dari meniru atau dalam istilah psikologi disebut ‘modelling’ terhadap perilaku masyarakat yang lain. Harapannya setelah mengetahui akar permasalahan fenomena politik transaksional, baik dari masyarakat maupun pemerintah dapat mencari solusi bersama-sama agar cita-cita untuk menyelenggarakan pemilu yang bersih dapat terlaksana.

Rabu, 26 Juni 2019 Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan seminar nasional bertema “Sustainable Development Goals For Agriculture” di Era Industri 4.0 Menuju Liberalisasi Pangan Dan Energi. Dihadiri oleh 67 pemakalah, 117 peserta dari mahasiswa fakultas pertanian, dan 22 peserta dosen dari berbagai kota yakni Malang, Surabaya, dan Ngawi. Dihadiri oleh Ir Iskandar Umarie, M.P yakni dekan fakultas pertanian UM Jember, Dr. Ir. Teguh Hari Santosa, M.P yakni WR I mewakili Rektor UM Jember dan dihadiri pula sebagai tamu undangan Ir. Eddy Purnomo, MP dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balingbangtan Jawa Timu bertempat di Gedung Aula Ahmad Zaenuri, UM Jember. Dalam laporannya ketua panitia bapak Ir. Hudani Hasbi., MSc mengatakan bahwa seminar nasional ini diselenggarakan dengan tujuan untuk ikut andil dalam SDGs Indonesia yakni 17 tujuan dengan 169 pencapaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi dengan mengikut sertakan generasi milenial dalam wadah seminar nasional.

4 Keynote Speaker dari dalam dan luar kampus yakni :

1. Prof. Dr. Ir. Rudi Wibowo, M. S – Direktur Pasca Sarjana Universitas Jember.

2. Dr. Ir. Priyono, DIRS. – Direktur Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia.

3. Dr. Ahmad Talib, S.P., M.Si – Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Maluku Utara.

4. Ir. Fahrurrozi, M.Sc., Ph.D. – Dekan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yakni 26-27 Juni 2019. Pada 26 Juni dilangsungkan kegiatan Seminar Nasional bersama 4 Narasumber, lomba makalah yang bertemakan SDG’s dengan 2 Paralel, dan pada malam hari yakni Gala Dinner bersama Dr. Ir. Muhammad Hazmi DESS, rektor UM Jember. Pada hari kedua 27 Juni, kunjungan tamu undangan ke Indonesian Coffe And Cocoa Research Institute. Dalam sambutannya dekan fakultas pertanian Ir. Iskandar Umarie M.P mengatakan bahwa peran agriculture sangatlah berdampak pada kemaslahatan umat untuk menjadi solusi berkelanjutan yang didukung oleh teknologi dan SDM yang mumpuni sehingga dari saat ini perlu adanya kegiatan yang mengikut sertakan anak-anak muda sebagai bekal dunia untuk menghadapi revolusi dunia.

UM Jember (02/05/2019) berkesampatn mendapatkan sosialisasi tentang GPN yang dibawahi langsung oleh Bank Indonesia. GPN adalah gerbang pembayaran Nasional yang merupakan suatu sistem yang menghubungkan berbagai pembayaran elektronik/ transaksi non tunai pada semua instrumen bank dalam satu sistem pembayaran. Menurut BI GPN memiliki 3 Misi utama yakni menciptakan ekosistem interkoneksi antar bank nasional, meningkatkan keamanan konsumen dan meyakinkan integritas transaksi. Selain itu ada beberapa manfaat penting tentang adannya GPN diantaranya

1. Masyarakat dapt menggunakan kartu ATM berlogo GPN untuk melakukan transaksi disemua kanal pembayaran Nasional.

2. Masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman karena kartu atm sudah satu kanal.

3. Masyarakat tidak dikenakan biaya karena penetapan MDR.

4. Tidak perlu membawa uang tunai.

5. Biaya Administrasi lebih murah.

6. Tidak perlu jumlah Mesin EDC banyak.

Dalam sosialisasi ini dihadiri oleh lebih dari 100 mahasiswa dan beberapa dosen dilingkuangn UM Jember.

Acara berlangsung dengan aman dan kondusif. Kartu debet ATM dikatakn telah terkoneksi dengan GPN harus memiliki logo GPN dengan ciri ciri diantaranya, pada logo GPN terdapat gambar garuda terbang diatas gerbang (G dalam kata GPN) melambangkan nusantara. Hal ini melambangkan sistem pembayaran ritel siap untuk tumbuh. Helai bulu utama 8 artinya memberikan layanan dan manfaat kepada masyarakat tanpa batas dimasa datang. G Adalah gerbang terbuka yang merupakan keterbukaan untuk memajukan sistem pembayaran ritel diindonesia

Dua mahasiswa UM Jember atas nama Bintari puspa alvirosa dan Yulanda Irma Tiara dari fakultas ilmu kesehatan telah berhasil menjadi pemenang dalam lomba Essay tingkat Nasional yang diadakan oleh RS. Paru Jember dalam memperingati hari TBC se-dunia (27/03).

Essay juara pertama berjudul “KAMOO TB: STRATEGI PENINGKATAN PERAN KELUARGA DALAM KEBERHASILAN PENGOBATAN TB dibuat oleh Bintari puspa alvirosa dari fakultas UM Jember.

Essay juara ketiga yang di buat oleh Yulanda Irma Tiara berjudul KASET BES-C (Kampung Sehat Bebas Tuberculosis).

Disampaikan pada humas UM Jember dalam kesehariannnya dua mahasiswa tersebut juga membagi waktunnya untuk berorganisasi dan tercatat sebagai anggota aktif ikatan mahasiswa muhammadiyah jember pada komisariat as syifa Fakultas Kesehatan. Mereka berhasil menjadi juara pertama dan ketiga daintara 107 essay yang diterima oleh panitia pelaksana.

Yulanda mengatakan”Sebagai seorang tenaga kesehatan kita harus memiliki peran yaitu promotif (promosi kesehatan)”

“Dan hal ini bisa dilakukan juga dengan bantuan kader kesehatan dari masyarakat, untuk menghimbau pentingnya perilaku bersih dan sehat (PHBS) karena dari kondisi rumah yang kotor, sanitasi lingkungan yang kurang, juga dapat meningkatkan penyakit TBC, selain itu masyarakat juga harus mengetahui tanda dan gejala TBC agar bisa tau dan membantu untuk segera menangani penularan penyakit TBC,” ungkap yulanda saat di temui setelah pengumuman juara esaay di RS Paru.

” Ayo TOSS TB (Temukan obati sampai sembuh Tuberculosis) tegas Mahasiswa kesehatan Unmuh Jember itu.

Sumber: immjember.or.id

Editor; humasumjember

Pada 27-28 maret 2019 sejumlah 36 unit yang ada dilingkungan um jember ikut serta dalam audit Surveillance Audit Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang di pimpin oleh lembaga penjaminan mutu UM Jember bersama lembaga sertifikasi ISO Equal Assurance Indonesia.

“Kini merupakan tercapaian yang cukup luar biasa bagi um jember pasalnya pada tahun 2017 lalu UM Jember hanya mampu menyelenggarakan 10 unit area untuk dilaksanakannya penjaminan mutu dan kini telah mencapai lebih dari 30 unit area bisa melaksanakan Audit Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015”, jelas ketua KOSjoko,ST,.MT selaku Manager Representatif.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini didukung oleh 36 unit yang menyelenggarakan diantarannya, pihak rektorat, LPM,BAAK,BAU,BAK,UPT PMB, LPPM, Perpustakaan, KUI,UPT Bahasa, HAKI,LP.AIK,P3DI, UPT PDI, LP3, Lab Dasar, Biro Kepegawaian, Prodi S1 Keperawatan, Prodi D3 Keperawatan, Prodi Matematika, Prodi Ilmu Hukum, Prodi Bahasa Inggris, Prodi PG PAUD, Prodi Pendidikan Agama Islam, Prodi Ekonomi Syariah, Prodi Akuntansi, Prodi Pascasarjana, Prodi Psikologi, Prodi Ilmu Komuikasi, Prodi Manajemen, Prodi Agroteknologi, Prodi Agribisnis, SPI.

LPM sebagai unit penjaminan mutu menerangkan ISO (International Organization for Standardization) adalah salah satu standar internasional dalam sebuah sistem manajemen untuk pengukuran mutu organisasi, yang berperan penting untuk mengukur bagaimana kredibilitas lembaga yang ingin bersaing secara global dan salah satu cara untuk meningkatkan sistem manajemen mutunya. Berdasarkan temuan tim auditor eksternal dalam observasi, 36 area tersebut tidak memiliki catatan minor yang signifikan. Kegiatan Surveillance Audit ini akan diselenggarakan kembali pada tahun yang akan datang.

Sumber Humas UM Jember

Pada 26-27 Maret 2018, bertempat di Hallroom Hotel Bintang Mulia UPT Perpustakaan UM Jember menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Workshop literasi antiplagiarisme dan pemanfaatan aplikasi google untuk menunjang penelitian diperguruan tinggi. Bersama Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Jawa Timur (FPPTI) acara ini berjalan dengan lancar dan kondusif diikuti lebih dari 40 peserta pustakawan dari perguruan tinggi negeri dan swasta diwilayah Jawa Timur.

Acara diawali dengan upacara pembukaan yang dibuka secara langsung oleh Rektor UM Jember Dr.Ir Muhammad Hazmi DESS dalm sambutan Rektor sangat bangga atas adanya Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Jawa Timur atau yang dikenal dengan (FPPTI) yang telah aktif dalam melakukan forum-forum ilmiah seperti workshop literasi antiplagiarisme. diidasarkan pada kenyataan bahwa plagiarisme merupakan salah satu kejahatan intelektual yang seringkali terjadi di lingkungan Perguruan Tinggi dimana seharusnya Perguruan Tinggi merupakan institusi pencegah terjadinya kasus plagiarism, Seorang doktor ataupun professor pun akan dicabut gelarnya jika ketahuan melakukan plagiarisme. Dengan adannya forum FPPTI dan juga acara yang seperti ini diharapkan mampu menjadi kontrol untuk mengatisipasi hal-hal yang buruk tentang plagiarism. Dalam sambutanya pula Rektor menambahkan bahwa UM Jember juga telah menerapkan penggunaan Turnitin untuk mencegah terjadinya plagiarism dilingkungan akademik UM Jember.

Menurut Panitia penyelenggara Workshop Chandra P Setiawan S.IIP.,M.Sc bahwa tujuan dari kegiatan Workshop ini adalah untuk merekatkan jaringan silaturahmi antar pustakawan wilayah jawa timur serta upaya untuk mengoptimalkan literasi informasi khususnya pemanfaatan sumberdaya koleksi cetak dan non-cetak (e-journal dan e-book), menjamin orisinalitas karya ilmiah civitas akademika, menumbuhkan integritas pada diri sivitas akademika, sehingga senantiasa bisa menjaga dan membentengi diri dari perbuatan copy-paste tanpa menyebutkan sumber yang diambil.

Workshop yang dilaksanakan selama dua hari ini dihadiri oleh 4 narasumber diantarannya Chandra P Setiawan S.IIP.,M.Sc (Universitas Kristen Petra), Kristina M.IP (STIESIA), Novita Dwi Anawati, S.Sos.,M.Sc (Unair) dan Vincentius Widya Iswara, M.A (Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya). Empat materi inti yang akan disampaikan diantaranya meliputi Pengantar Literasi Informasi, Identifikasi Kebutuhan Pengguna , penelusuran informasi, evaluasi sumber-sumbaer informasi dan plagiarism, mendeley google.

Selama workshop berlangsung seluruh pustakawan diberi tekanan pengarahan dan pengantar oleh instruktur FPPTI untuk mencegah plagiarism dilingkungan akademik masing masing dengan harapan dapat mencegah plagiarism dan menjamin orisinalitas sebuah tulisan ataupun jurnal dilingkungan akademik masing masing.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi

OffCanfas (ID)