Berita Terkini

Tridharma Perguruan Tinggi, Dosen Universitas Muhammadiyah Jember aktif melakukan Pengabdian terhadap Masyarakat yang hasilnya langsung diaplikasikan dan bermanfaat bagi masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember Mad Zaini, M.Kep.,Sp.Kep.J dan Ginanjar Sasmito Adi, M.Kep.,Sp.Kep.MB, dengan membentuk kelompok suportif bagi penderita hipertensi di kabupaten Banyuwangi.

Masalah kesehatan fisik masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat terutama pada penyakit tidak menular (PTM) misalnya hipertensi, stroke, penyakit jantung dan diabetes mellitus. Secara umum, penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi penyebab mortilitas nomor satu setiap tahunnya adalah penyakit kardiovaskuler (WHO, 2013). Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko terbesar penyabab mortilitas dan mordibitas pada penyakit kardiovaskular. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih banyak kejadian hipertensi di masyarakat yang belum terdiagnosa dan mendapatkan pelayanan kesehatan secara baik. Berdasarkan uraian diatas, klien dengan hipertensi akan mengalami perubahan-perubahan baik secara fisik maupun sosial. Perubahan-perubahan yang dialami klien hipertensi seperti perubahan gaya hidup, diet, kegiatan pengobatan yang rutin menjadi stresor terhadap munculnya masalah kesehatan jiwa seperti kecemasan dan depresi.

Menurut hasil Penelitian Kemenkes tahun 2013, menyebutkan bahwa angka kejadian hipertensi di Indonesia sebesar 26,5% pada tahun 2013, dari angka tersebut yang terdiagnosa oleh tenaga kesehatan atau dengan riwayat minum obat hanya 9,5%. Hasil Riset Kesehatan dasar tahun 2013 terkait masalah kesehatan jiwa yang disebabkan oleh masalah fisik, psikologis atau sosial menyatakan bahwa prevalensi terjadinya masalah kesehatan jiwa ringan atau gangguan mental emosional adalah sebesar 6,0% dari jumlah penduduk Indonesia. Data tersebut berarti setiap 100 orang penduduk terdapat 6 orang yang megalami gangguan mental emosional yang sebagian besar disebabkan oleh penyakit fisik yang bersifat kronis.

Prevalensi kejadian hipertensi atau tekanan darah tinggi di Kabupaten Banyuwangi menunjukkan hasil yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat (Dinas Kabupaten Banyuwangi, 2016). Mengacu pada Prevalensi masalah-masalah kesehatan seperti hipertensi di Kabupaten Banyuwangi yang terus meningkat, maka Program Kemitraan Masyarakat “Kelompok Suportif Hipertensi” menitik beratkan pada upaya preventif dan rehabilitatif masalah kesehatan fisik dan psikososial untuk memberikan resolusi permasalahan dengan segera, memberikan motivasi dan perubahan perilaku individu dan keluarga denga hipertensi.

Kegiatan kelompok suportif hipertensi di Kabupaten Banyuwangi dilakukan melalui beberapa tahapan, diantaranya kegiatan sosialisasi, koordinasi dan pelaksanaan kegiatan suportif hipertensi. Kegiatan sosialisasi dilakukan pada individu dan keluarga di wilayah Banyuwangi melalui kegiatan pendidikan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Berikut ini kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan.

Kegiatan selanjutnya, adalah koordinasi dengan pemerintah setempat, dinas kesehatan, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Setelah mendapatkan support dan informasi yang detail tentang kondisi masyarakat dan kondisi kesehatannya di wilayah kabupaten banyueangi, kegiatan selanjutnya adalah pembentukan kelompok suportif hipertensi. Pelaksanaan kegiatan suportif hipertensi dilaksanakan selama 2 kali pertemuan, guna memberikan pembekalan kepada masyarakat dalam merawat hipertensi yang dialami. Peserta yang ikut dalam kegiatan suportif pada mitra I dan mitra II sebagian besar berusia lebih dari 45 tahun. Kegiatan suportif yang dilakukan diantaranya mengidentifikasi kemampuan individu dan sumber pendukung dari dalam dan luar individu (keluarga), latihan menggunakan sumber pendukung dari dalam dan luar individu. Hasilnya kegiatan suportif berjalan dengan lancar, para peserta berperan aktif selama kegiatan dibuktikan dengan beberapa pertanyaan diajukan oleh anggota kelompok. kegiatan dibuktikan dengan beberapa pertanyaan diajukan oleh anggota kelompok.

Selama kegiatan pengabdian masyarakat, seluruh kegiatan disupport oleh LPPM UM Jember dan Ristek Dikti melalui program Hibah Pengabdian Masyarakat tahun 2018. Kegiatan dilakukan sekitar 1-2 bulan oleh dosen dan tim serta melibatkan mahasiswa kesehatan di UM Jember.

UM Jember secara resmi telah berhasil membuka satu prodi baru sesuai dengan Surat keputusan menteri riset, teknologi, dan pendidikan tinggi nomor 1259/KPT/I/2018 tentang izin pembukaan program studi teknologi industrI pertanian program sarjana pada Universitas Muhammadiyah Jember dikabupaten Jember. Untuk itu, sabtu (9/2) kepala LLDIKTI Prof. Dr.Ir Suprapto, DEA selaku Kepala wilayah 7 secara resmi datang kekampus UM Jember untuk menyerahkan surat keputusan program studi baru tersebut sekaligus memberikan pengarahan kepada para tamu undangan yang terdiri dari Dosen dilingkungan UM Jember dan beberapa tamu undanagan sekolah tingkat SMA sekitar Jember Kota.

“dengan dibukanya program studi baru di UM Jember semoga bisa memberikan warna baru bagi pendidikan di Indonesia, yang sejauh ini memang program studi Teknologi Industri Pertanian telah banyak dibeberapa universitas di Indonesia namun saya harap di Jember ini memiliki perbedaaan dari yang lainnya sehingga bisa juga menjadi unggulan” Jelas Prof. Dr.Ir Suprapto.

Menurut Rektor UM Jember Dr.Ir M Hazmi DESS program studi baru ini merupakan program studi ke 28 yang dimiliki UM Jember sejak 1981 berdiri. “dengan ucapan syukur kita patut bangga atas ketercapaian Fakultas Pertanian beserta seluruh komponen yang terlibat dalam rangka penggagasan dan kesiapan-kesiapan lainnya sehingga pada akhirnya prodi baru ini bisa diterima dan disetujui oleh RISTEKDIKTI dan ingsyaallah tahun akademik 2019/2020 telah siap untuk menerima mahasiswa baru angkatan pertama” terang Rektor.

Berdasarkan surat Rektor Universitas Muhammadiyah Jember pengajuan Prodi Teknologi Industri Pertanian telah diajukan ke pihak kemenristekdikti sejak tahun 2017 dengan Nomor 1331/UND/II.3.AU/F/2017 tanggal 29 Mei 2017 dan Surat Koordinator koordinasi perguruan tinggi swasta wilayah VII Nomor 1507/K7/KL/2017 tanggal 17 Juli 2017, dan akhirnya ditetapkan pada tanggal 28 Desember 2018 secara resmi telah disetujui.

Menurut Nurul Farthiyah Fauzi M.P selaku Dosen Fakultas Pertanian mengatakan bahwa program studi Teknologi Industri Pertanian menitikberatkan pada proses kegiatan pasca panen. Artinya pada program studi ini akan dipelajari cara mengolah hasil pertanian agar menghasilkan produk-produk yang berkualitas tinggi. Program studi Industri Pertanian mempelajari tentang teknologi industri pertanian dengan model pembelajaran berbasis riset. Pembelajaran dengan dasar penelitian akan menghasilkan mahasiswa yang mampu menciptakan temuan baru dalam agrikultur dengan mengedepankan value inovatif serta dapat membuat karya ilmiah menarik yang layak dipublikasikan.

Publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi sudah menjadi kewajiban dan tuntuan dari pemerintah yang harus dipenuhi oleh setiap dosen. Hal ini sebenarnya sudah sejalan dengan tridharma perguruan tinggi, khususnya unsur penelitian. Kewajiban penelitian dan publikasi ilmiah sudah jadi bagian dari setiap proses kenaikan jabatan fungsional akademik, dan semakin hangat dibahas saat keluarnya Permenristekdikti No. 20 Tahun 2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen Dan Tunjangan Kehormatan Profesor. Bahasan utama dari Permenristekdikti No. 20 Tahun 2017 adalah tentang “Kewajiban Publikasi Ilmiah Dalam Jurnal Internasional Bereputasi”.

Penelitian yang tidak dipublikasikan akan berakhir di “perpustakaan”, dan tidak memberikan dampak bagi pengembangan ilmu. Disisi lain, Membuat artikel/manuskrip dari hasil penelitian untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi seperti yang Terindeks Thomson Reuters / Web Of Science, Dan Scopus, Juga menjadi persoalan sendiri, karena setiap jurnal, setiap penerbit pengindeks memiliki standar dan gaya selingkung sendiri-sendiri.

Menyadari akan hal tersebut maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Jember Menyelenggarakan “Workshop Publikasi Artikel Di Jurnal Nasional Terakreditasi” Dengan Narasumber Prof. Drs. Slamin.,M.Comp.,Sc.,Ph.D Di Ruang Pertemuan Gedung A Lantai 2 Universitas Muhammadiyah Jember. Menjadi Sebuah kebanggan tersendiri, Manakala Workshop ini diikuti oleh Dosen, tapi juga Dosen Muda yang begitu semangat bergabung menyimak materi, berdiskusi tentang penulisan artikel mulai dari jenis-jenis artikel, teknik membuat artikel, dan mempraktekannya secara langsung.

Menulis karya ilmiah merupakan salah satu tugas utama Dosen sebagai salah satu Tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Karya Ilmiah Dosen yang dimaksud utamanya adalah hasil penelitian ilmiah yang dipublikasikan di Jurnal Ilmiah. Mengapa Harus Publikasi ? Sebagaimana yang disampaikan oleh Prof Slamin, P.Hd dalam Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Pada Jurnal Nasional Terakreditasi Hari Kamis Kemarin(7/2), Ada beberapa manfaat dengan mempublikasikan karya ilmiah di jurnal ilmiah yakni antara lain 1) Memperoleh Pengakuan Profesional Dari Kalangan Profesinya; 2) Memperdalam Penguaasaaan Ilmu; 3) Memperlancar Peningkatan Karir Akademik; 4) Berpartisipasi Dalam Penyebaran Dan Pengembangan Ilmu; Dan 5) Salah Satu Syarat Penyelesaian Studi Lanjut. Mengingat Kelima Hal Ini Maka Salah Satu Program Kerja Prodi Manajemen Untuk Tahun Akademik 2018/2019 Ini Adalah Menyelenggarakan Workshop Tersebut Untuk Meningkatkan Wawasan, Pengetahuan, Skill Dan Trik Bagi Dosen Untuk Mempublikasikan Hasil Penelitiannya Di Jurnal Nasional Terakreditasi.

Mengapa Harus Jurnal Nasional Terakreditasi? Karena Nilai Publikasi Jurnal Nasional Terakreditasi Pastinya Lebih Tinggi Daripada Jurnal Nasional Tidak Terakreditasi Sebagaimana Kebijakan Kemenristek Dikti Yang Mengatur Penilaian Jurnal Terakreditasi Dan Bobot Kum Artikel Tersebut Untuk Kebutuhan Peningkatan Jenjang Karir Akademik Dosen. Prof Slamin, P.Hd Menyampaikan Kita Harus Pandai Menilai Kemampuan Menulis Kita Dan Menyesuaikan Dengan Jurnal Yang Akan Dituju Yang Ternyata Ada Enam Tingkatan Jurnal Nasional Terakreditasi Mulai Dari Yang Terendah S6 Sampai Yang Tertinggi S1 Dengan Total Sebanyak 2.275 Jurnal Nasional Yang Telah Terakreditasi.

Dengan Jumlah Sebanyak Ini Tentu Peluang Untuk Artikel Ilmiah Dosen Diterima Cukup Besar. Hal Utama Yang Tentu Harus Diperhatikan Adalah Kenali Jurnalnya, Siapkan Artikelnya Dan Kirim Ke Jurnal Sasaran Kita. Bagaimana Teknisnya ? Prof Slamin Telah Mengupas Tuntas Bagaimana Tips Dan Trik Menulis Artikel Agar Diterima Di Jurnal Tersebut Dalam Workshop Kemarin Yang Dihadiri Dosen FEB UM Jember.

Sementara Itu Pemateri, Workshop Penulisan Artikel oleh Prof Slamin yang sekaligus sebagai reviewer Jurnal Nasional dan Internasional terindkes Scopus, Menyajikan Materi dalam suasana santai tapi tetap serius. Selingan humor yang menjadi penyegar membuat peserta fokus terus memperhatikan, bertanya tentang banyak kepanasaran dalam menulis artikel pendidikan, menjawab dan berpendapat tentang ide-ide cerdas yang mereka miliki dalam membuat artikel. Aturan penulisan untuk artikel yang dibuat peserta diantaranya jenis huruf arial dengan ukuran 11, Margin 4-4-3-3, Spasi 1.5, Paragrap Menjorok, Jumlah Kata Sekitar 500-1500 Kata. Selanjutnya, Jika ada peserta yang membutuhkan bimbingan dalam menyelesaikan artikel, Bisa dilakukan secara Online. Setelah merasa mantap dengan karyanya, peserta dipersilahkan mengirimkan artikelnya ke saya. Hidup Ini Harus Selalu Bermanfaat.Tinggalkan Jejak Dengan Menulis!” Pungkas Bayu.(ADP/BW/MIS)

JEMBER – Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan training Baitul Arqam bagi karyawan dan dosen muda. Sekitar 100 orang dosen muda dan karyawan baru, tahun 2019 mengikuti kegiatan training dipusatkan di Perguruan Muhammadiyah, di Watukebo, Ambulu, Jember.

Training yang berlangsung selama tiga hari, sejak hari Jum’at (01/02) sampai dengan Minggu (03/02) beberapa waktu yang lalu. Menurut Ketua Panitia, H. Manan Suhadi, SH, training ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan dosen, serta dalam rangka memantapkan ideologi ber-Muhammadiyah. “Kita punya tradisi untuk membina mental spiritual dosen dan karyawan, terutama mereka yang sudah diangkat menjadi pegawai tetap, melalui training seperti ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, training Baitul Arqam yang kali ini bertema: “Peneguhan Ideologi Muhammadiyah Untuk Mewujudkan UM Jember Yang Unggul Dalam IPTEKS Bernafaskan Nilai-Nilai Keislaman” sedianya diikuti sekitar 100 orang karyawan dan dosen muda. Namun, sekitar 7 orang dosen muda dan 2 Karyawan, kata Manan Suhadi, ditunda kepesertaannya tahun depan.

“Para peserta training Baitul Arqam ini, terdiri para dosen muda dari hampir seluruh fakultas yang ada di lingkungan Unmuh Jember. Sedang untuk karyawan baru, berasal dari unit satuan Administrasi Pengajaran, Unit-Unit di Biro Kepegawaian, hingga karyawan di unit kesehatan (Poliklinik Dr. Moh. Suherman),” ujarnya.

Adapun materi Baitul Arqam meliputi, selain mengkaji Al-Quran, para peserta juga mendapat sedikitnya 12 materi pelatihan. Diantaranya, Sejarah Berdirinya Muhammadiyah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Aminullah Elhady, Kaifiyah Ibadah Praktis Muhammadiyah oleh Dr. Kasman A. Rohim, M.Fil.I., kemudian materi Ranting Sebagai Ujung Tombak Persyarikatan oleh A. Samanan, M.KPd., dan Komitmen Ber Muhammadiyah oleh Prof. Dr. Thohir Luth,MA. Selain itu, masih ada sejumlah materi yang disampaikan oleh Dr. Ir. M. Hazmi, DESS, Ir. Hj. Sri Sukmawati,M.T, Dr. Hanafi., Ir. Iskandar Umarie, MP., dan pemateri lainnya.

Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Jember, H. Sulistiyo Adiwinarto,SH.,MH, dalam memberi pengarahannya menegaskan bahwa training Baitul Arqam seperti ini, wajib bagi dosen dan karyawan baru di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember. Mengingat, kelangsungan hidup dan masa depan salah satu amal usaha Muhammadiyah, khususnya dibidang pendidikan tinggi ini, sangat bergantung pada para dosen dan karyawan yang baru di SK sebagai pegawai tetap persyarikatan.

Masih menurut Wakil Rektor II, kegiatan training Baitul Arqam ini, merupakan salah satu program pembinaan terhadap pegawai di lingkungan amal usaha Muhammadiyah, baik yang berstatus sebagai karyawan maupun dosen. “Jadi siapapun yang menjadi pegawai di Universitas Muhammadiyah, atau di amal usaha lainnya, harus mengikuti proses pembinaan dan pengkaderan, salah satunya melalui Baitul Arqam ini,” jelasnya. Ditegaskannya, proses pembinaan terhadap pegawai di Unmuh Jember, sebenarnya cukup beragam. Untuk pembinaan harian, diantaranya Shalat Tahajud dan Shalat Shubuh berjamaah serta setiap selesai sholat dhuhur di Masjid Al Qolam, Kampus Unmuh Jember, dilakukan kuliah tujuh menit (Kultum). Pembinaan selanjutnya, dilakukan secara periodik, lewat kegiatan pembinaan khusus, melalui pelatihan dan kegiatan lainnya.

Sedangkan materi training Baitul Arqam ini, selain menyangkut pembinaan aqidah dan ibadah menurut faham Muhammadiyah, juga materi tentang peraturan kepegawaian, pemahaman hak dan kewajiban pegawai, hingga upaya peningkatan etos kerja. (ADP/AJ)

Program KKN 2019 telah resmi dibuka. Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr Ir M Hazmi DESS., secara resmi membuka acara pembekalan KKN di Aula Zaenuri pada Selasa15/01/2019 kemarin. Kuliah Kerja Nyata (KKN) lahir dalam proses pembangunan yang pada hakekatnya adalah pelaksanaan dari falsafah pendidikan yang berdasarkan pada Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang nomor 22 tahun 1961, dalam pengalaman Tridharma Perguruan Tinggi.

Pada tahun 2019 ini UM Jember akan menerjunkan 894 Mahasiswa KKN yang terdiri dari 8 Fakultas diantaranya Fakultas Hukum, FKIP, Fakultas Ekonomi, FIKES, Psikologi, Pertanian, Teknik FISIPOL dan FAI kebeberapa kecamatan di kabupaten jember diantaranya Balung, Bangsalsari, Kencong, Jombang, Semboro, dan Gumukmas. Total desa yang akan menjadi tempat para mahasiswa KKN ini sebanyak 43 Desa.

Menurut Dr. Nurul Qomariyah M.M mengatakan bahwa KKN 2019 membawa tema Taman Bacaan Masyarakat dengan memadukan sebuah studi Etnografi. Studi Etnografi yang artinnya Filed Work yakni turun langsung mencari data ke lapangan, untuk menemukan, kemudian menggambarkan, secara holistic, sistem sosiokultural suatu masyarakat atau cara hidup suatu masyarakat. Etnografi adalah hidup bersama masyarakat, melihat kehidupan sehari-hari mereka, bergaul dengan mereka, mendengar pembicaraaan mereka, berbual dalam bahasa mereka dan melihat dunia sebagaimna mereka melihatnya. Dengan demikian studi ini diharapkan mampu mendorong setiap Mahasiswa agar bekerja di Desa dalam rangka pengabdian dalam jangka waktu tertentu untuk tinggal dan bekerjasama membantu masyarakat pedesaan dalam mengerjakan persoalan pembangunan” Jelas Dr. Nurul Qomariyah M.M Selaku kepala LPPM. “ manfaat lain mahasiswa dapat mengembangkan pemikiran berdasarkan ilmu tekhnologi dan dalam upaya menumbuhkan, mempercepat serta mempersiapkan kader-kader pembangunan”, Imbuhnya. KKN akan dilaksanakan pada 31 Januari-1 Maret 2019 mendatang.

Menurut Dhian Wahana Pura M.Pd.I selaku dosen pembimbing KKN mengatakan dalam KKN ini akan memberikan instruksi kepada mahasiswa agar menanamkan minat baca kepada masyarakat, mengingat menambah wawasan atau pengetahuan selain sebagai perintah agama juga merupakan media membuka cakrawala. dalam proses membimbing mahasiswa KKN Dhian Wahana Pura M.Pd.I memaparkan bahwa akan melakukan model bimbingan “terpadu” yang artinnya pembimbing akan membimbing satu kesatuan agar mereka mampu menguasai banyak antara kemampuan berinteraksi dimasyarakat, moral di masyarakat, menunjukkan intelektual movement di masyarakat serta religious dimasyarakat. Dengan demikian output tujuan KKN akan tercapai meliputi masyarakat sadar literasi, masyarakat berfikir cerdas dan mahasiswa dapat membawa nilai promotif terhadap lembaga dimasyarakat.

Duka atas kejadian bencana banjir yang terjadi dikota jember pada minggu 23 Desember 2018, akibat air penahan dinding Sungai Tanggul Jebol di Dusun KedungLangkap Kraton Kencong telah menimbulkan banyak simpati dari berbagai kalangan masyarakat untuk berusaha membantu meringankan beban para korban banjir, tak terkecuali juga sekelompok mahasiswa internasional UM Jember yang tergerak hatinya untuk ikut serta membantu meringankan beban korban bencana dengan jalan melakukan bakti sosial dengan mengumpulkan berbagai bahan bantuan untuk disumbangkan. Tepat pada tanggal 30 Desember 2018 lalu, sekelompok mahasiwa Internasional ini berangkat ke kencong dengan membawa barang barang bantuan. '' kami dari mahasiswa Internasional negara thailand merasa sedih dan perihatin atas kejadian bencana banjir yang terjadi di kota jember, kami yang tinggal di indonesia khususnya kota jember sebagai pilihan kami untuk belajar merasa sangat penting bagi kami untuk membantu saudara kami yang sedang membutuhkan bantuan maka dengan ini kami merencanakan agenda bakti sosial ini sebagai bentuk rasa keprihatnan kami", jelas Nurulhuda Dueromae mahasiswa Thailand. "kami membawa barang bantuan seperti sembako, baju untuk semua usia, buku dan perlengkapan tulis, serta air mineral sebanyak 100 dus untuk para korban", imbuh Nurulhuda.

Rombongan yang berjumlah 38 orang yang terdiri dari mahasiswa thailand, timor leste dan malaysia ini berangkat pada pukul 13.00 WIB menuju lokasi dengan dipimpin oleh ibu Nurul Fathiyah F M.P selaku kepala KUI (Kantor Urusan Internasional) sekaligus sebagai ketua rombongan menuju posko muhammadiyah yang berada di desa igir-igir. Rombongan disambut oleh Farud AFA selaku kordinator relawan Muhammadiyah dari MDMC (muhammadiyah disaster management center).

Sesampainya diposko muhammadiyah para mahasiswa Internsional ini diberikan arahan terlebih dahulu oleh Farud AFA koordinator relawan muhammadiyah tentang lokasi yang akan dituju. Kelompok mahasiswa dibagi menjadi dua yang selanjutnya dibawa menggunakan mobil pick up terbuka menuju lokasi bencana membantu membagikan logistik kepada beberapa korban bencana dilokasi yang masih terendam banjir.

Farud AFA mengatakan bahwa daerah yang akan dituju adalah dusun Panggul melati desa Kepanjen kecamatan Gumukmas yang kondisinya masih terendam banjir sampi lutut serta masih dalam keadaan padam listrik.

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Internsional ini selain membantu Distribusi Logistik berupa Sembako, Peralatan Bersih bersih, Peralatan Bayi dan Selimut mereka juga membantu untuk asasment beberapa data yang dibutuhkan sesuai instruksi.

Nurul Fatiyah Fauzi selaku ketua rombongan juga menyampaikan bahwa seluruh hasil bantuan yang dibawa oleh mahasiswa asing ini adalah hasil dari kesukarelaan mereka dan komunitas mereka tanpa ada paksaan dan kegiatan bakti sosial ini juga atas inisiatif mereka dan rasa empati mereka secara pribadi dan kami membantu dalam hal fasilitas dan menghubungkan dengan pihak pihak yang terkait.

"Saya pribadi berharap semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan keringan dan banyam keberkahan untuk mereka, kami berdoa semoga Tuhan memberikan keselamatan untuk mereka dan kita semua Amiin '' ujar Vergilio Antonio Jose mahasiswa Timur Leste.

UM JEMBER NEWS – Anda bisa saja mampu membuat sesuatu produk yang bernilai tinggi, bila produk tersebut, namun tidak sampai pada konsumen yang menikmati, maka tidak lebih Anda hanya menimbun sampah yang sia-sia. Lengkapilah usaha Anda hingga kepastian produk berharga Anda berujung kepuasan konsumen dan untuk itu melibatkan berbagai aspek usaha dari bahan baku, permodalan, manajemen, teknik produksi, peluang pasar dan prospek keuntungan.

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan dengan tema Membangun Bisnis Berdasarkan Al Qur’an dan Hadits pada tanggal 19 Desember 2018 bertempat di Gedung Ahmad Zainuri. Peserta yang diundang dalam acara ini terdiri dari para Dekan, Dosen, serta 200 mahasiswa dari Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Jember, dengan Narasumber oleh Dewan Pakar Ekonomi Syari’ah Nasional Prof. Dr.H.Muhammad.,M.Ag dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Yogyakarta.

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan FEB UM Jember Dr.Arik Susbiyani,MM Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada kegiatan Pelatihan Kewirausahaan dalam pembekalan Ilmu kepada para peserta khususnya mahasiswa FEB prodi Manajemen dalam acara tersebut. Beliau menyampaikan harapan dengan adanya Pelatihan Kewirausahaan ini bisa membantu para mahasiswa yang cendikiawan memberikan pemahaman tentang seorang binisman yang mempunyai ide, inovasi, dan kreatifitas , lebih lanjut beliau menyampaikan harapannya acara dapat terselenggara dengan lancar mahasiswa dapat mengikuti dari awal sampai akhir serta Mahasiswa diharapkan senantiasa meningkatkan kompetensi dan pengetahuan di bidang Bisnis yang digeluti sehingga nantinya dapat bergabung dengan kami menjadi bagian di dunia industri produk.

Pada Pelatihan Kewirausahaan kali ini merupakan kunci pengembangan usaha untuk mampu merencanakan, menciptakan dan melaksanakan satu program kegiatan usaha. Inovasi dan kreasi Anda akan berbuah menjadi kepuasan dan kesejahteraan. Diluar itu dapat mengurangi jumlah penganggur, menciptakan lapangan kerja, mengentaskan masyarakat dari kemiskinan dan keterpurukan ekonomis. Lebih jauh lagi dan politis, meningkatkan harkat sebagai bangsa yang mandiri dan bermartabat. Dalam Seminar kali ini yang bertindak sebagai moderator Ira Puspita yang memandu jalannya diskusi antara audience dengan narasumber. Peserta terlihat sangat antusias menanyakan isu-isu permasalahan terkini yang beberapa pertanyaan yang diajukan audience antara lain tentang Bagaimana langkah awal mahasiswa sebagai bisnis pemula yang belum banyak dikenal oleh konsumen, namun konsumen tersebut tertarik sama produknya. Sebagaimana yang disampaikan Prof Dr. H.Muhammad,M.Ag menyampaikan bahwa seorang pembisnis seyogyanya tidak hanya berorientasi dunia namun juga akhirat. Dengan demikian menjadi bisnis yang berkah untuk pelakunya pribadi sekaligus juga untuk kemandirian ekonomi umat. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagaimana membangun bisnis yang sesuai syariahnya dengan nilai-nilai Al Qur’an dan Hadist, mengingat bahwa dalam ranah pendidikan, persoalannya menyangkut bagaimana dikembangkan praksis pendidikan yang tidak hanya menghasilkan manusia terampil dari sisi ulah intelektual, tetapi juga praksis pendidikan yang inspiratif-pragmatis. Praksis pendidikan, lewat kurikulum, sistem dan penyelenggaraannya harus serba terbuka, eksploratif, dan membebaskan. Wirausaha muda inovatif ini banyak ditemui di kota Jember terutamanya, Tidak hanya praktis pendidikan yang link and match (tanggem), yang lulusannya siap memasuki lapangan kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja. Saat ini banyak entrepreneur muda yang kreatif, mereka jeli menangkap peluang menjawab kebutuhan komunitas kampus yang sebelumnya bisnis tersebut belum ada. Misalnya bisnis refil tinta, merakit komputer, jual beli buku, cuci kiloan, melukis sepatu dan melukis kaos sama serta Kuliner Homemade bias dikerjakan oleh seorang pembisnis pemula. Sehingga pada kurikulum Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis saat ini sudah berbasis ilmu manajemen konvensional berwirausaha.

Reporter : Aditya Dimas Pratama,S.I.Kom.,M.I.Kom

Fotografer : Mekki Patria Darmawan

UM JEMBER NEWS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis bersinergi dengan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan Seminar Ekonomi Syari’ah dengan tema Optimalisasi SDM dibidang Ekonomi Syariah Dalam Menghadapi Era Industri 4.0 pada tanggal 19 Desember 2018 bertempat di Gedung Ahmad Zainuri. Peserta yang diundang dalam acara ini terdiri dari para Dekan, Dosen, serta mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan Ekonomi Syari’ah Universitas Muhammadiyah Jember, dengan Narasumber oleh Dewan Pakar Ekonomi Syari’ah Prof. Dr.H.Muhammad.,M.Ag dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Yogyakarta.

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan FEB UM Jember Dr.Arik Susbiyani,MM Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk panitia seminar serta Narasumber yang telah memberikan waktu untuk memberikan Ilmu kepada para peserta khususnya mahasiswa FEB prodi Manajemen dan FAI Ekonomi Syari’ah serta dukungan dan support dalam acara tersebut. Sambutan kedua disampaikan oleh Dekan Fakultas Agama Islam Drs. Kahar Haerah,M.Si, Beliau menyampaikan harapan dengan adanya seminar ini bisa membantu kami memberikan pemahamannya tentang transaksi keuangan syariah , lebih lanjut beliau menyampaikan harapannya acara dapat terselenggara dengan lancar mahasiswa dapat mengikuti dari awal sampai akhir serta Mahasiswa diharapkan senantiasa meningkatkan kompetensi dan pengetahuan di bidang Keuangan syariah sehingga nantinya dapat bergabung dengan kami menjadi bagian di dunia kerja nanti.

Dalam Seminar kali ini yang bertindak sebagai moderator Abd. Rohman Fahruddin yang memandu jalannya diskusi antara audience dengan narasumber. Peserta terlihat sangat antusias menanyakan isu-isu permasalahan terkini yang beberapa pertanyaan yang diajukan audience antara lain tentang perbandingan support pemerintah Malaysia dengan pemerintah Indonesia dalam industri keuangan syariah, kemudian terkait bonus demografi Indonesia, serta pertumbuhan tinggi tetapi market share yang masih rendah. Sebagaimana yang disampaikan Prof Muhammad mengatakan bahwa bisnis seyogyanya tidak hanya berorientasi dunia namun juga akhirat. Dengan demikian menjadi bisnis yang berkah untuk pelakunya pribadi sekaligus juga untuk kemandirian ekonomi umat. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagaimana membangun bisnis yang sesuai syariahnya dengan nilai-nilai Al Qur’an dan Hadist, mengingat bahwa kurikulum Prodi Manajemen berbasis ilmu manajemen konvensional.

Reporter : Aditya Dimas Pratama,S.I.Kom.,M.I.Kom

Fotografer : Mekki Patria Darmawan

UM JEMBER NEWS – Sejak Tahun 2010 Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember secara rutin tiap tahunnya menyelenggarakan acara Career Workshop and Professional Groming. Kegiatan ini merupakan kegiatan penunjang yang bertujuan untuk memberikan bekal tambahan untuk mempersiapkan dalam memasuki dunia kerja. Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa tingkat akhir yang akan segera lulus dan menghadapi dunia kerja sebagai calon profesional muda.

Tahun 2018 kali ini, Fakultas Ekonomi Bisnis Program Studi Manajemen menyelenggarakan Career Workshop and Professional Groming yang diikuti hampir 300 peserta ini dapat berjalan dengan baik , Peserta antusias selama pelaksanaan, serta aktifnya IG peserta untuk upload kegiatan, untuk berparsisipasi dalam salah satu Game di acara. . Narasumber pada workshop kali ini berasal dari tiga instansi yakni Wardah Cosmetik, PT Bank Mandiri dan PT Abisya. Pemateri ahli sesuai dengan materi yakni Professional Grooming, Membangun Percaya Diri sebagai Calon Profesional Muda dan Tips & Trik Menulis Lamaran Pekerjaan, Curriculum Vitae dan Menghadapi Interview.

Professional Grooming juga memberi wawasan dan gambaran bagaimana yang seharusnya membangun performance pada saat memasuki dunia kerja baik untuk lelaki maupun perempuan. Khusus perempuan diberikan contoh dan praktek langsung bagaimana mengaplikasikan make up yang sesuai. Sedangkan bagi peserta pria dianjurkan untuk memberikan tampilan clean. Pun dengan model busana, gaya rambut dan hijab, serta sepatu dan tas sebagai pelengkap penampilan.

Sementara itu dari PT Bank Mandiri , Bapak Yunus ( Area Head Manajer )dan Ibu Ayu ( Manajer Mandiri Prioritas) menyampaikan kepercayaan diri dalam memasuki dunia kerja dan saat membangun karir. Membangun kepercayaan diri harus komprehesif mulai dari performance fisik , pengetahuan dan kompetensi sesuai bidang keahlian. Dan terakhir Ibu Novi, S.Psi , (HRD dan trainer) menekankan pentingnya skill dan pengetahuan menulis surat lamaran kerja dan CV. Beliau juga mempraktikan bagaimana proses wawancara kerja sehingga peserta mengetahui tips menghadapi tahapan seleksi yang satu ini.

Pada akhir acara para peserta bisa mengaplikasikan hasil dari kegiatan, dan siap dalam memasuki dunia kerja.

Reporter : Aditya Dimas Pratama,S.I.Kom.,M.I.Kom

Fotografer : Mekki Patria Darmawan

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi