Berita Terkini

UM Jember. Create Business Plan tanpa aksi adalah omong kosong, hanya membuat tanpa bergerak dan aksi akan menjadi susah untuk berkembang dan maju menuju sukses di dunia. Itulah bisnis yang harus dibangun. “Bisnis Plan bukan sebuah wacana namun butuh eksekusi”, tegas Andy Irawan selaku Faunder &CEO Dafam Hotel Management. Pada Sabtu 23 Desember 2017 merupakan kado pengujung tahun yang sangat inspiratif bagi Fakultas Ekonomi UM Jember pasalnya pada tanggal itu Fakultas Ekonomi telah mengadakan Talk and Workshop Enterpreneurship bertajuk tema "Create Business Plan" dengan menundang secara langsung Faunder &CEO Dafam Hotel Management bapak Andy Irawan dan Dr Agus Priyono M.,Si. Sebagai Akademi & Mentor Kelompok Studi Kewirausahaan. Bertempat di Gedung Zaenuri dan diikuti lebih dari 200 peserta dari mahasiswa fakultas Ekonomi.

Acara berlangsung sangat interaktif dan menarik dengan dipandu oleh moderator Bapak Haris Hermawan S.E., M.E. dalam kesempatan ini Andy Irawan Faunder &CEO Dafam Hotel Management mengatakan “ Semua bentuk Create Business harus menjadi real Business, saya ingin berkarya dan bermanfaat bagi orang lain. Dafam ada untuk bermanfaat bagi orang lain, Infestasi itu dilihat dari mana yang bisa bergerak dengan aksi dan itulah yang diikuti semuanya harus detail, berani dan lakukan” Terang Andy Irawan dalam sesi Tanya jawab. “ Hablum Miaallah dan Hablum minannas adalah dasar dari dafam yang saya dirikan, saya siap memfasilitasi dan membantu bagi kalian-kalian semua yang siap, dan mau bergerak cepat, saya suka untuk mengajar dan sharing. Kita harus menjadi orang yang berkarakter one step di depan diantara yang lain” tegasnya. “ tidak ada yang serba kebetulan semuanya sudah ada yang atur, harus belajar dan tidak pernah berhenti, empat prinsip yang haarus dilakukan 4K, Kerja Keras, Kerja Smart, Kerja Tuntas , kerja Ikhlas. From Nothing Became Something. Imbuh Andy Irawan. Selain narasumber andy irawan dalam acara ini juga menundang dan Dr Agus Priyono M.,Si. Namun saangat disayangkan beliau tidak bisa menghadiri acara tersebut sehingga mengirimkan orang lain sebagai perwakilan.

Dalam acara ini pula sekaligus sebagai acara penandatanganan Mou antara fakultas Ekonomi UM Jember dengan Dafam Hotel Management terkait Partnership Kemitraan sesuai kompetisinnya dengan isi cangkupan MoU dari berbagai aspek untuk kemitraan.

Acara talk show berlangsung selama dua jam dilanjutkan dengan agenda mengunjungi galeri Infestasi pasar modal Fakultas Ekonomi UM Jember beserta Bank Mini Fakultas Ekonomi. Dalam kunjungannya di galeri pasar modal UM Jember bapak Andy Irawan telah ditunggu oleh peserta kelompok studi pasar modal yang telah melakukan infestasi menanam modal di galeri infestasi fakultas ekonomi UM Jember. ada sekitar 30 orang yang terdiri dari mahasiswa dan praktisi ataupun masyarakat luar yang tergabung dalam kelompok KSP (kelompok studi pasar modal). Selama kedatangannya di UM Jember andy Irawan beserta rombongan di sambut langsung oleh dekan Fakultas Ekonomi Dr.Arik Susbiyani, M.M. dan juga wakil rektor 2 Sulistio Adi Winarno, S.H. M.H.

UM Jember. Sebuah kebanggaan tersendiri bisa lolos dalan program LKMM - TL (latihan keterampilan dan manajemen mahasiswa tingkat lanjut) yg diadakan oleh dikti dengan diikuti oleh mahasiswa pilihan se indonesia. Ach. Rofiqi mahasiswa program studi teknik sipil Univeritas Muhammadiyah Jember terpilih sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa mewakili UM Jember dan wilayah jawa timur di Tingkat Lanjut (LKMM-TL) yang dilaksanakan di Hotel Aston Bekasi mulai tanggal 12 -14 desember 2017.

Dari 50 peserta dari berbagai wilayah, Yang di adakan oleh didektur jendral pembelajaran dan kemahasiswaan kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi 2017, Rofiqi bersama dengan mahasiswa lain dari lima wilayah di indonesia. Beberapa diantaranya Lampung, cirebon, yogyakarta, jember dan manado.

“ banyak pengalaman baru yang saya dapatkan terutama tentang keterampilan manajemen mahasiswa dan Senang bisa terpilih mengikuti kegiatan ini. Program ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan baru tetapi juga toleransi, leadership, kekeluargaan dan kebersamaan,’’ ujar rofiqi.

Rofiqi menjelaskan dalam kegitan tersebut para peserta mengikuti serangkaian kegiatan antara lain diskusi panel pertama tentang Analisis situasi indonesia dulu, kini, dan akan datang di liahat dari aspek demokrasi, humanitas, hak asasi, politik dan budaya. Hal ini di sampaikan oleh pemateri oleh lipi prof.Dr. Siti Zohroh, dan KP Suparyko.

Diskusi panel yang ke dua di isi oleh mantan mentri kelautan dan perikanan prof. Dr.Ir. Rohkmin dahuri,MS bersama Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. guru besar Universitas Negeri Jakarta menjelaskan tentang Analisis situasi indonesia dulu, kini, dan akan datang di lihat dari aspek ekonomi, pendidikan , kesehatan dan pangan.

Dalam diskusi panel yang pertama Prof .dr Siti Zahra mengungkapkan bahwa demokrasi yang berlangsung sejak 1998 memberikan dampak positif terhadap rakyak seperti meningkatnya partisipasi dan kesadaran politik, namun hanya poin partisipasi saja tidaklah cukup untuk memperdayakan rakyat tetapi deomokrasi perlu di topang oleh nilai nilai budaya kita sendiri sehingga rakyat indonesia tidak merasa tercabut dari akarnya.

Itulah sebagian materi yang pertama , berbeda dengan diskusi panel yang ke dua membahas tentang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pangan diantaranya.

Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D . mengungkapkan indonesia sudah mulai pembanguna berkelanjuatan 2030 dan tujuanya Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan gizi, mempromosikan pertanian berkelanjutan dan Menjamin kehidupan sehat dan mempromosikan kesejahteraan untuk segala usia.

Ada beberapa target menurt prof. Dr. Fasli jalal pertama Pada tahun 2030, mengakhiri segala bentuk gizi buruk, termasuk pencapaian, pada tahun 2025, target-target internasional yang disetujui mengenai anak stunting dan wasting usia bawah 5 tahun, dan memenuhi kebutuhan gizi anak gadis remaja, ibu hamil, wanita menyusui, dan lansia kedua Pada tahun 2030, mengurangi kematian prematur dari penyakit tidak menular melalui pencegahan dan pengobatan, dan mempromosikan kesehatan mental dan kesejahteraan.

“ perlambatan ekonomi didunia menyebabkan perekonomian indonesia yang selama 10 tahun di bawah pemerintahan SBY berbasis ekspor SDA (komoditas mentah ) mengalami kontradiksi signifikan penurunan pertumbuhan dari 5,4% pada 2014(akhir pemerintah SBY) menjadi 4,88% pada 2015 ; 5,01%pada tahun 2016; dan diperkirakan 5,1% tahun ini. Selain faktor ekternal, faktor internal yang membuat pertumbuhan ekonomi tidak mencapai 7% pertahun (target nawa cita) adalah: (1) inkonsistensi kebijakan (2) iklim investasi dan ease of doing buisiness yang kurang kondusif (3) produksivitas naker rendah dan terakhir daya innovasi serta entrepreneurship yang rendah. Itulah pertumbuhan ekonomi indonesia yang di lihat dari consensus forecast mencapai 5,2% “ tutur prof. Dr.Ir. Rohkmin dahuri,MS Mantan mentri kelautan dan perikanan sekaligus guru besar IPB.

Selain diskusi panel serangkaian selanjutnya yaitu pengalihan informasi dan data nasinal, yang meliputi topik satu analisis wacana kritis dua teknik pengalian informasi tiga teknik pengolahan data dan terakhir teknik pengambilan keputusan . rencana tindak lanjut tentang masa depan bangsa, materi terakhir sekaligus penugasan klompok kepada peserta LKMM-TL yang nantinya di akhir kegiatan di peresentasikan berbentuk makalah . '' Saya berharap bisa bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga bagi orng lain terutama saat saya berada d UM Jember saya bersedia mengaplikasikan semua ilmu yg telah saya dapatkan''. Jelas rofiki

UM Jember. Lagi, dunia semakin mengenal UM Jember dan menjadi salah satu bagian yang patut untuk diperhitungkan di antara perguruan tinggi dan swasta lainnya wilayah jawa timur. Pada 8/12/2017 lalu UM Jember kembali menambah kerjasama dengan perguruan tinggi negeri dan swasta dalam lingkup internasional, kali ini adalah Negara Taiwan dibawah naungan diktilitbang PP Muhammadiyah. Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh Rektor UM Jember Dr.Ir M Hazmi DESS melalui pesan whatsahap (8/12/2017) kepada Humas UM Jember. "Kerjasama ini dibawah payung kerjasama antara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan Menteri Pendidikan Taiwan'', terang Rektor. "Kita hadir ke Taiwan atas undangan dari menteri pendidikan Taiwan, rombongan 24 PTM se Indonesia dipimpin oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah”. Imbuhnya.

Dalam penandatanganan Mou tersebut telah disepakati beberapa hal diantaranya saling memberikan manfaat yang berasal dari interaksi ilmiah, pertukaran budaya, penelitian kooperatif dan bentuk kolaborasi akademis, Pertukaran mahasiswa dan anggota staf akademik, program gelar ganda atau bersama untuk mahasiswa (2 + 2) dan lulusan (1 + 1), Kolaborasi pelatihan siswa dan staf akademik, Bantuan timbal balik dan koordinator dalam seminar konferensi dan lokakarya, Penelitian bersama dan pertukaran bahan publikasi akademis atau informasi, Kerjasama dalam proyek pelatihan untuk area pengembangan tertentu dan Kesempatan untuk bentuk kerjasama lainnya, seperti penyerahan beasiswa penghargaan dan non-penghargaan program master dan doktor.

Selama di Taiwan rektor dan rombongan akan mengunjungi 7 Perguruan Tinggi negeri dan swasta diantaranya: National Taipe University of Nursing and Healt Sciencis (NTU-NH), Yuanpei University of Medical Technologu (YUMT), Hungkuang University, Asia University, Da-Yeh University, National Cheng Kung University, Soochow University. Dalam perjalanan selama di Taiwan rektor beserta rombongan juga dijadwalkan melakukan penandatanganan MoU bersama 23 PTM dan 27 PT Negeri dan Swasta di Hotel Palais de Chine Taiwan pada 11/12/2017.

Indonesia sebagai salah satu negara anggota ASEAN pada tahun 2009 telah memiliki kesepakatan bersama yang dituangkan dalam Mutual Recognition Arrangement (MRA) yang menghasilkan produk berupa Common ASEAN Tourism Curriculum (CATC), Common Competency Standard Framework for Tourism Profesionals (ACCSTP) sehingga profesi dibidang pariwisata telah mendapatkan pengakuan dengan sesuai MRA ASEAN berada di nomor delapan, sedangkan posisi pariwisata menurut ASEAN Framework Agreement for The Integration of Priority Sector adalah berada di nomor sepuluh. Pada sektor pendidikan pemerintah melalui Kemenristekdikti juga telah memberlakukan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sejak tahun 2012.

Sejalan dengan hal tersebut Akademi Pariwisata (AKPAR) Muhammadiyah Jember telah melakukan beberapa program untuk mempersiapkan lulusannya sehingga sesuai dengan standar baik secara KKNI maupun standar MRA dan khususnya untuk mempersiapkan lulusan AKPAR dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Salah satu program tersebut adalah sertifikasi profesi tingkat mahasiswa yang diselenggarakan oleh Lembaga Pusat Pengembangan Karir dan Alumni (LP2KA) AKPAR Muhammadiyah Jember pada Hari Sabtu, 25 Nopember 2017. Salah satu tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut menurut Direktur AKPAR Muhammadiyah Jember, Hadi Jatmiko, SST. Par, M.Si secara umum terdapat dua hal, yang pertama bagi lembaga pendidikan diantaranya adalah membantu dan memastikan link and match antara kompetensi lulusan lembaga pendidikan dengan tuntutan dunia industri, tujuan yang kedua bagi mahasiswa dan lulusan adalah untuk membantu mahasiswa dan lulusan dalam memenuhi persyaratan regulasi pemerintah, khususnya dengan terbitnya UU No 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi serta untuk membantu mahasiswa dan lulusan mendapatkan pengakuan kompetensi lintas sektor dan lintas negara.

Selain program tersebut AKPAR Muhammadiyah Jember telah menjalin kerjasama dengan dunia industri dalam hal ini adalah hotel berbintang yang ada di dalam dan luar negeri. Untuk kerjasama luar negeri melalui program OJT (On The Job Training) AKPAR Muhammadiyah Jember telah bekerja sama dengan hotel yang berada di Malaysia, antara lain: Intercontinental Hotel, Nilai Spring Resort, Concorde Inn KLIA. Dengan program OJT luar negeri selama 6 bulan mahasiswa belajar bagaimana beradaptasi dan bekerja pada sektor formal yaitu bidang hospitality yang dimulai sejak mereka kuliah. AKPAR Muhammadiyah berharap bahwa lulusannya telah memiliki kompetensi yang telah terstandar nasional dan internasional sehingga memiliki daya saing untuk berkompetisi dan berkolaborasi dalam dunia kerja.

UM Jember. Pada Rabu 29 Nopember 2019 UM Jember kembali menerima bantuan dari kolega-kolega yang selama ini menjadi Stakeholder yang membantu UM Jember dalam berbagai hal.

Universitas Muhammadiyah Jember melalui Program Studi Teknik Informatika mengadakan Pelatihan ICT untuk Pelaku Industri Rumahan di Kabupaten Situbondo.

Acara pelatihan ICT ini diselenggarakan atas kerjasama Program Studi Teknik Informatika dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Situbondo, dan APTIKOM.

Kegiatan Pelatihan ICT untuk Pelaku Industri Rumahan diadakan pada Kamis, 23 November 2017 selama satu (1) hari di SMK 1 Panji, Situbondo.

Peserta pelatihan ICT yang diundang sebanyak 100 orang, dan berasal dari 5 kecamatan dari Kabupaten Situbondo, yaitu : Kecamatan Panji, Kecamatan Mangaran, Kecamatan Panarukan, Kecamatan Situbondo, dan Kecamatan Kendit.

Instruktur yang memberikan materi pelatihan ICT ini adalah Triawan Adi Cahyanto, M.Kom, dan Ginanjar Abdurrahman, S.Si, M.Pd. Kedua instruktur adalah Dosen di Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jember. Materi yang disampaikan dalam pelatihan ICT terdiri dari 6 (enam) kompetensi yang harus dimiliki oleh pelaku industri rumahan, diantaranya adalah:

  1. Pengenalan ICT
  2. Mencari Informasi Menggunakan Internet
  3. Menghitung Biaya Usaha
  4. Melakukan Pemasaran melalui Media Sosial dan Pembuatan Brosur Sederhana
  5. Membuat Korespondensi (Surat Menyurat)
  6. Profil Usaha dan Proposal Pengajuan Kebutuhan Dana

Hasil dari kegiatan Pelatihan ICT adalah semua pelaku industri rumahan dapat memperoleh wawasan baru dan cara pandang dalam mengelola usaha yang mereka jalani dengan memanfaatkan ICT dengan optimal.

Selain menjadi instruktur di pelatihan ICT, Program Studi Teknik Informatika juga bekerjasama dengan pihak DPPPA Kabupaten Situbondo dengan membuat MoU sehingga kalau pihak Dinas ingin menyelenggarakan.

Menyelenggarakan kegiatan yang serupa atau terkait dengan teknologi informasi, maka Program Studi Teknik Informatika siap membantu sebagai pihak pelaksana kegiatan.

UM Jember. Menjadi besar dan menjadi baik dibawah naungan nama besar UM Jember lebih bermanfaat jika turut membesarkan nama UM Jember dengan menyematkan prestasi yang terus meningkat.

UM Jember. Tahun kedua dalam student Exchange yang dilakukan oleh fakultas ilmu kesehatan UM Jember ternyata mendapatkan aprisiasi yang sangat baik bagi semua pihak,

UM Jember. Permintaan pelatih yang cukup tinggi serta semakin banyaknnya anggota Hizbul Wathan yang membutuhkan binaan maka ini merupakan sebuah tanggung jawab besar bagi pimpinan untuk membantu menyediakan sarana dan prasarana berupa SDM yang berkualitas sebagi penerus-penerus dan Pembina bagi peserta didik. Maka Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur pada 1 Nopember 2017 bertempat di UM Jember memberikan jawaban atas permasalahan-permasalahan yang ada dengan mengadakan acara kursus Jaya melati 1 se konsul Besuki sebagai tempat untuk mencetak pelatih-pelatih yang kompeten.

Dalam acara kursus Jaya Melati 1 ini diikuti oleh guru diseluruh sekolah sekolah muhammadiyah se konsul Besuki diantaranya Jember, Probolinggo, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan Lumajang, total peserta berjumlah 50 orang. Acara ini akan dilaksanakan selama 5 hari sejak tanggal 1-5 Nopember 2017 dengan menggunakan fasilitas yang ada di UM Jember. Pada saat acara pembukaan kursus jaya melati ini di hadiri langsung oleh ketua PDM H kusno S.PdI, ketua serta sekretaris Dikdasmen PDM Jember, Kwartir Pusat Hizbul Wathan Ramanda Muchsinun selaku ketua yang membawahi korbid pembinaan anggota dan peserta didik serta jajaran pimpinan kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur. Dalam sambutan Ketua PDM mengatakan“ saya turut bahagia dan bangga atas terselenggarakannya acara yang melibatkan konsul Besuki yang ditempatkan di kabupaten Jember. Seluruh amal usaha muhammadiyah di jember kita beri garis, bahwa seluruh kegiatan yang berhubungan dengan ortom dan persyarikatan harus dibackup, wajib khususnya untuk disukseskan dimanapun tempatnya. Ujar H Kusno . “kita ingin menjadikan kebersamaan sebagai kekuatan, karena kita semua tidak bias bergerak sendiri-sendiri , AUM adalah alat perjuangan untuk mencapai tujuan persyarikatan sedangkan ortom (organisasi otonom ) dibentuk untuk perluasan cakupan capaian dari pada tujuan”. Tegasnya. “Apa yang diinginkan Kyi. H Ahmad Dahlan tentang keberadaan Hizbul Wathan ini sebagai ortom yang sangat khusus mencetak kader yang ideologis praktis artinya semua jiwanya semua jiwanya tidak boleh tidak persis dengan Muhammadiyah. Praktis, tidak perlu tinggi-tinggi teorinya segera diamalkan segera dikerjakan tidak butuh teori macam macam tetapi ajaran islam mengatakan kamu adalah pemakmur kamu adalah khalifah kamu bertanggung jawab atas kemakmuran yang ada di muka bumi ini. Konsep dasar itu kemudian dipraktekkan bagaimana menciptakan kemakmuran, Terangnya.

Dengan mengakui keberagaman mengakui perbedaan, sekecil apapun potensi di tengah-tengah kehidupan manusia dan masyarakat adalah kekuatan yang dahsyat kalau itu dimanage dengan baik dan benar. “jadi kalau HW itu kemudian tidak bias berkembang itu bukan salahnya norma yang ada didalam undang-undang HW tetapi didalam mengiplementasikan belum ada komitmen Yang sungguh-sungguh . mana mungkin sebuah gerakan yang dilandasi dengan tauhid yang tulus kemudian tidak bias tumbuh dan berkembang tidak bisa diterima di masyarakat.” Tegas H Kusno Ketua PDM dalam Sambutan.

Dalam sambutan lain M Arsyad selaku kordinator ketua konsul besuki dalam sambutanya mengatakan, “Hizbul Wathan ini adalah pendidikan ketiga setelah lingkungan keluarga dan sekolah inilah pendidikan karakter. Dengan tujuan agar supaya kader-kader Muhammadiyah kader-kader Umat bangsa ini tangguh, cakap, mandiri dan mampu menjadi pemimpin yang terbaik, pemimpin yang diridhoi oleh Allah SWT sehingga membawa umatnya, Masyarakatnya menjadi ahli surga”. Sambutnya. “Keberadaan Hizbul Wathan bisa dirasakan dimanapun hingga saat ini. Saya harap Hizbul Wathan Besuki ini bisa menjadi tonggak yang mengawali Hizbul Wathan Untuk Indonesia”. Tegas M Arsyad. Dengan ucapan Bismilah dan ditancapkanya kapak diatas media kayu maka resmilah acara kursus Jaya Melati ini dilaksanakan.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi