Dua mahasiswa UM Jember atas nama Bintari puspa alvirosa dan Yulanda Irma Tiara dari fakultas ilmu kesehatan telah berhasil menjadi pemenang dalam lomba Essay tingkat Nasional yang diadakan oleh RS. Paru Jember dalam memperingati hari TBC se-dunia (27/03).

Essay juara pertama berjudul “KAMOO TB: STRATEGI PENINGKATAN PERAN KELUARGA DALAM KEBERHASILAN PENGOBATAN TB dibuat oleh Bintari puspa alvirosa dari fakultas UM Jember.

Essay juara ketiga yang di buat oleh Yulanda Irma Tiara berjudul KASET BES-C (Kampung Sehat Bebas Tuberculosis).

Disampaikan pada humas UM Jember dalam kesehariannnya dua mahasiswa tersebut juga membagi waktunnya untuk berorganisasi dan tercatat sebagai anggota aktif ikatan mahasiswa muhammadiyah jember pada komisariat as syifa Fakultas Kesehatan. Mereka berhasil menjadi juara pertama dan ketiga daintara 107 essay yang diterima oleh panitia pelaksana.

Yulanda mengatakan”Sebagai seorang tenaga kesehatan kita harus memiliki peran yaitu promotif (promosi kesehatan)”

“Dan hal ini bisa dilakukan juga dengan bantuan kader kesehatan dari masyarakat, untuk menghimbau pentingnya perilaku bersih dan sehat (PHBS) karena dari kondisi rumah yang kotor, sanitasi lingkungan yang kurang, juga dapat meningkatkan penyakit TBC, selain itu masyarakat juga harus mengetahui tanda dan gejala TBC agar bisa tau dan membantu untuk segera menangani penularan penyakit TBC,” ungkap yulanda saat di temui setelah pengumuman juara esaay di RS Paru.

” Ayo TOSS TB (Temukan obati sampai sembuh Tuberculosis) tegas Mahasiswa kesehatan Unmuh Jember itu.

Sumber: immjember.or.id

Editor; humasumjember

Pada 26-27 Maret 2018, bertempat di Hallroom Hotel Bintang Mulia UPT Perpustakaan UM Jember menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Workshop literasi antiplagiarisme dan pemanfaatan aplikasi google untuk menunjang penelitian diperguruan tinggi. Bersama Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Jawa Timur (FPPTI) acara ini berjalan dengan lancar dan kondusif diikuti lebih dari 40 peserta pustakawan dari perguruan tinggi negeri dan swasta diwilayah Jawa Timur.

Acara diawali dengan upacara pembukaan yang dibuka secara langsung oleh Rektor UM Jember Dr.Ir Muhammad Hazmi DESS dalm sambutan Rektor sangat bangga atas adanya Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Jawa Timur atau yang dikenal dengan (FPPTI) yang telah aktif dalam melakukan forum-forum ilmiah seperti workshop literasi antiplagiarisme. diidasarkan pada kenyataan bahwa plagiarisme merupakan salah satu kejahatan intelektual yang seringkali terjadi di lingkungan Perguruan Tinggi dimana seharusnya Perguruan Tinggi merupakan institusi pencegah terjadinya kasus plagiarism, Seorang doktor ataupun professor pun akan dicabut gelarnya jika ketahuan melakukan plagiarisme. Dengan adannya forum FPPTI dan juga acara yang seperti ini diharapkan mampu menjadi kontrol untuk mengatisipasi hal-hal yang buruk tentang plagiarism. Dalam sambutanya pula Rektor menambahkan bahwa UM Jember juga telah menerapkan penggunaan Turnitin untuk mencegah terjadinya plagiarism dilingkungan akademik UM Jember.

Menurut Panitia penyelenggara Workshop Chandra P Setiawan S.IIP.,M.Sc bahwa tujuan dari kegiatan Workshop ini adalah untuk merekatkan jaringan silaturahmi antar pustakawan wilayah jawa timur serta upaya untuk mengoptimalkan literasi informasi khususnya pemanfaatan sumberdaya koleksi cetak dan non-cetak (e-journal dan e-book), menjamin orisinalitas karya ilmiah civitas akademika, menumbuhkan integritas pada diri sivitas akademika, sehingga senantiasa bisa menjaga dan membentengi diri dari perbuatan copy-paste tanpa menyebutkan sumber yang diambil.

Workshop yang dilaksanakan selama dua hari ini dihadiri oleh 4 narasumber diantarannya Chandra P Setiawan S.IIP.,M.Sc (Universitas Kristen Petra), Kristina M.IP (STIESIA), Novita Dwi Anawati, S.Sos.,M.Sc (Unair) dan Vincentius Widya Iswara, M.A (Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya). Empat materi inti yang akan disampaikan diantaranya meliputi Pengantar Literasi Informasi, Identifikasi Kebutuhan Pengguna , penelusuran informasi, evaluasi sumber-sumbaer informasi dan plagiarism, mendeley google.

Selama workshop berlangsung seluruh pustakawan diberi tekanan pengarahan dan pengantar oleh instruktur FPPTI untuk mencegah plagiarism dilingkungan akademik masing masing dengan harapan dapat mencegah plagiarism dan menjamin orisinalitas sebuah tulisan ataupun jurnal dilingkungan akademik masing masing.

Pada 27-28 maret 2019 sejumlah 36 unit yang ada dilingkungan um jember ikut serta dalam audit Surveillance Audit Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang di pimpin oleh lembaga penjaminan mutu UM Jember bersama lembaga sertifikasi ISO Equal Assurance Indonesia.

“Kini merupakan tercapaian yang cukup luar biasa bagi um jember pasalnya pada tahun 2017 lalu UM Jember hanya mampu menyelenggarakan 10 unit area untuk dilaksanakannya penjaminan mutu dan kini telah mencapai lebih dari 30 unit area bisa melaksanakan Audit Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015”, jelas ketua KOSjoko,ST,.MT selaku Manager Representatif.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini didukung oleh 36 unit yang menyelenggarakan diantarannya, pihak rektorat, LPM,BAAK,BAU,BAK,UPT PMB, LPPM, Perpustakaan, KUI,UPT Bahasa, HAKI,LP.AIK,P3DI, UPT PDI, LP3, Lab Dasar, Biro Kepegawaian, Prodi S1 Keperawatan, Prodi D3 Keperawatan, Prodi Matematika, Prodi Ilmu Hukum, Prodi Bahasa Inggris, Prodi PG PAUD, Prodi Pendidikan Agama Islam, Prodi Ekonomi Syariah, Prodi Akuntansi, Prodi Pascasarjana, Prodi Psikologi, Prodi Ilmu Komuikasi, Prodi Manajemen, Prodi Agroteknologi, Prodi Agribisnis, SPI.

LPM sebagai unit penjaminan mutu menerangkan ISO (International Organization for Standardization) adalah salah satu standar internasional dalam sebuah sistem manajemen untuk pengukuran mutu organisasi, yang berperan penting untuk mengukur bagaimana kredibilitas lembaga yang ingin bersaing secara global dan salah satu cara untuk meningkatkan sistem manajemen mutunya. Berdasarkan temuan tim auditor eksternal dalam observasi, 36 area tersebut tidak memiliki catatan minor yang signifikan. Kegiatan Surveillance Audit ini akan diselenggarakan kembali pada tahun yang akan datang.

Sumber Humas UM Jember

MALANG - Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2019 tampil dengan wajah dan format baru. Dalam rangka mensosialisasikan teknis pendaftaraan KBMI ini, Ditjen Belmawa Kemenristekdikti membuat rangkaian Workshop Rencana Bisnis di sebelas wilayah dengan sasaran utama Mahasiswa. Malang menjadi wilayah kedua sesudah Bogor dilaksanakannya workshop ini. Bertempat di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang, kegiatan ini dihadiri 413 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi diantaranya Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Gresik ,Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Akademi Administrasi Rumah Sakit Mataram, Akademi Akuntansi Boekittinggi, IKIP Budi Utomo, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Institut Teknologi Kreatif Bina Nusantara Malang, Politeknik Cahaya Surya, Politeknik Kota Malang, Politeknik Negeri Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Islam Jember, Universitas Islam Malang, Universitas Islam Madura, dan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Dalam rangka mendorong munculnya pengusaha muda di perguruan tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi kembali menyelenggarakan Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia tahun 2019, yang akan dimulai dengan Workshop Rencana Bisnis bagi di 11 kota di seluruh Indonesia. Universitas Muhammadiyah Jember menerjunkan 15 mahasiswa dari beberapa Fakultas diantaranya Ach. Junaidi – Sulik Wahyuni (Agroteknologi), Adilla Faulina - Elgi Arga Laksana – Naning Muhtarrohmah (Matematika), Agung Dwi Susilo - Muhammad Fatoni Asari, Muhammad Muhsin - Mohammad Isnaini - Choni Diah Hanisah - Diah Diana Putri – Sujik Nor Afandi (Manajemen), Lailatul Qomariyah dan Yupianto (Bahasa Indonesia). Kegiatan workshop untuk mahasiswa agar mampu membuat rencana bisnis yang baik dimulai dengan memahami noble purpose dan dapat menjelaskan pelanggan, produk, delivery, strategi manajemen SDM serta strategi keuangan.

Kegiatan Workshop dibuka oleh Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan UB Malang,Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim,M.Si, dalam penyampaiannya dikatakan bahwa berwirausaha bisa menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. “Ada tiga syarat untuk bisa melakukan kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat yaitu, passion, purpose, dan value” tambahnya. Sambutan dilanjutkan oleh Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan, Kemenristekdikti, Drs Ismet Yus Putra MM yang memberikan pemaparan mengenai kebijakan baru KBMI tahun 2019. Beliau menekankan pentingnya mahasiswa berwirausaha dengan mengikuti perkembangan teknologi di era industri 4.0 yang berbasis teknologi. Workshop ini dibagi ke dalam dua sesi, sesi pertama diperuntukkan seluruh peserta yang mendaftar dan sesi kedua diperuntukkan bagi 100 orang yang diseleksi oleh Dikti berdasarkan noble purpose yang dituliskan pada formulir pendaftaran workshop. Sesi pertama merupakan penjelasan mengenai peran dan strategi mahasiswa dalam mendukung tumbuhnya wirausaha muda mandiri, kreatif dan inovatif dan panduan program KBMI 2019 oleh Dr.Tipri Rose Kartika SE,MM dan dilanjutkan penyampaian langsung dari praktisi dan bisnis coach oleh Nurhadi Irbath mengenai noble purpose Sesi kedua merupakan workshop design thinking dengan metode play based learning menggunakan business craft board game. Dari 15 peserta mahasiswa yang diterjunkan oleh UM Jember, 3 peserta yang lolos dalam Noble Purpose.

Metode penggunaan papan bermain ini dilakukan secara kelompok. Board game ini merupakan simulasi cara memulai dan menjalankan bisnis. Tidak hanya kolaborasi dengan KBMI Ditmawa, workshop ini juga melibatkan komunitas Indonesian Students Entrepreneur Network (ISEN) DARI its Surabaya. Seluruh rangkaian acara workshop ini bertujuan agar mahasiswa mampu membuat rencana bisnis yang baik dimulai dengan memahami tujuan mulia (noble purpose) serta dapat menjelaskan pelanggan, produk, delivery, strategi manajemen SDM serta strategi keuangan. Penggunaan board game ini sebagai gambaran lingkungan yang aman untuk bisa bebas explore memahami cara menjalankan bisnis. “Board game ini merupakan hasil riset yang relevan bagi mahasiswa yang ingin belajar bisnis, pembisnis pemula, atau bahkan yang sudah memiliki bisnis secara komprehensif” . (ADP)

 Reporter : Aditya Dimas Pratama, S.I.Kom.,M.I.Kom

 
Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi