Selamat datang KKN 2018 Universitas Muhammadiyah Jember. Saatnya kalian belajar mengabdi untuk masyarakat. KKN atau kepanjangan dari kuliah kerja nyata merupakan aktivitas yang memiliki fungsi ganda bagi mahasiswa. Fungsi yang pertama dari KKN adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar bekerja secara interdisipliner dan belajar secara langsung bersama masyarakat dalam mengenali berbagai persoalan masyarakat dengan berbagai dinamika dan solusi alternatifnya. Fungsi kedua KKN adalah berfungsi untuk membantu masyarakat dalam rangka mempercepat proses pembangunan.

Rabu, 31 Januari 2018 bertempat di halaman depan kampus universitas Muhammadiyah Jember KKN 2018 gelombang pertama secara resmi dibuka oleh rektor. '' dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim kkn UM Jember 2018 resmi dibuka, selamat ber KKN, jaga diri, jaga nama baik Almamater dan berikan yg terbaik untuk masyarakat'', ungkap Rektor.

Pada tahun 2018 KKN UM Jember mengusung tema “Taman Bacaan Masyarakat (Tematik) dengan harapan mampu menumbuhkan minat literasi masyarakat secara umum”, terang Dr Nurul Qomariyah MM selaku ketua LPPM. “kami harapkan nanti saat pelaksanaan KKN dimasing-masing kelompok dapat mendirikan ruang baca untuk masyarakat”, imbuhnya dalam sambutan. Total jumlah mahasiswa KKN UM Jember pada gelombang satu ditahun 2018 ini berjumlah 986 mahasiswa yang terdiri dari berbagai fakultas . Dari total peserta KKN 2018 dibagi menjadi 49 kelompok yang disebar dibeberapa kecamatan yang ada di situbondo.

Setelah di buka secara langsung oleh rektor seluruh peserta KKN di arahkan untuk menuju masing masing kecamatan dan langsung di adakan acara serah terima oleh masing masing kepala kecamatan setempat di situbondo. Dengan adannya kegiatan KKN diharapkan mahasiswa memperoleh beberapa manfaat diantarannya sebagai sarana mengamalkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh dibangku kuliah, sebagai wahana untuk berlatih hidup bermasyarakat dan berlatih menyelesaikan permasalahan yang timbul di masyarakat. Selain itu juga sebagai sarana untuk berlatih bagi mahasiswa agar dapat berperan sebagai innovator dan motivator pembangunan utamanya dipedesaan.

Kkn diawali sejak 31 Januari 2018 dan berakhir pada tanggal 1 maret 2018. Selama masa KKN berlangsung para mahasiswa dan mahasiswi ini dimasing masing kelompok dibimbing oleh satu dosen pendamping lapangan yang telah di tunjuk oleh LPPM. '' Tugas dosen pendamping lapangan adalah melakukan monitoring setiap satu mingu sekali dimasing masing kelompok serta mengarahkan dan membimbing terlaksananya program-program kerja yg dibuat oleh mahasiswa'', jelas Dr. Nurul Qomariah M., M. Ada satu program utama yg wajib ada di masing masing kelompok yakni mendirikan rumah baca yg di sertai dg buku buku baik ilmu pengetahuan maupun lainnya'', imbuhnya.

Energi yang bersumber dari alam memang memiliki daya tarik tersendiri sebagai peluang pengembangan penelitian yang mampu mendatangkan perubahan dari berbagai aspek yang menghasilkan kemanfaatan. Peluang inilah yang sedang dikembangkan oleh UM Jember dengan memulai secara mandiri mengembangkan energi matahari yang melimpah di alam dengan mengembangkan inovasi baru dengan jalan pengembangkan energy terbarukan melalui teknologi smart grid solar pv sistem untuk pertama kalinnya dikembangkan di kota jember dan di UM Jember.

Menurut M. A’an Auliq ST MT, selaku penangung jawab mengatakan “teknologi smart grid ini merupakan teknologi yang memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi, komputer dan cyber untuk dapat melakukan pengendalian dan pegoperasian sistem tenaga listrik dalam menyalurkan energi listrik”.jelasnya “ kelebihan dari solar pv system yang ada di UM Jember ini memiliki empat manfaat yaitu sebagai smart grid , sebagai back up, sebagai on grid, sebagai off grid dan memiliki kegunaan yang berbeda-beda, ini merupakan sisitem baru dan terlengkap, peralatan ini kami datangkan langsung dari prancis dan sangat ramah terhadap lingkungan” terang M. A’an Auliq ST MT,.

Smart grid merupakan integrasi teknologi cerdas dalam jaringan listrik yang dicita-citakan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang dimasa sekarang maupun masa mendatang menjadi kebutuhan primer. Energi terbarukan dengan teknologi smart grid solar PV sistem yang ada di UM Jember ini mampu menghasilkan kekuatan optimum mencapai 6000wp yang dimanfaatkan untuk mensuplai aliran listrik.

Saat ini smart grid solar pv sistem telah terpasang dan dimanfaatkan di dua tempat yang berbeda di UM jember yakni gedung G dan gedung UKM mahasiswa yang masing masing memiliki kekuatan listrik yang dihasilkan mencapai optimum 6000WP. Sistem yang terpasang pada gedung tersebut akan memproduksi energi listrik untuk dibangkitkan dengan memanajemeni ketika terjadi kelebihan daya sehingga memiliki manfaat dapat mengurangi kos pembiayaan jadi dapat dikatakan dapat memberi dampak energy kemandirian pada gedung itu sendiri. Sistem yang terpasang memiliki dua pembangkit yakni pembangkit pertama dari PLN dan pembangkit kedua dari pv solar sistem.

“kedepannya untuk energi yang dihasilkan akan dikembangkan secara optimal untuk diditribusikan diseluruh gedung, untuk tatanan akaemis kita ingin produk itu sebagai produk lanjutan riset dari bidang energi listrik terutama di re-newble energi. Energi terbarukan yang dibangkitkan oleh sinar matahari.” Jelas aan aulik ST MT.

Salah satu keberhasilan dari Tim ini telah mendapat respon positif dari rector UM Jember Dr. Ir M Hazmi DESS tebukti pada kamis 18 Januari 2018 kemarin sistem ini telah ditinjau langsung oleh Rektor saat melakukan peninjauan beliau berharap “kami sangat mendukung apa yang telah dilakukan oleh Tim selain mampu menghemat energy PLN semoga mampu menjadi bahan pengembangan penelitian dan praktikum program studi Elektro, lebih dieksplor dan melakukan pengembangan lebih lanjut serta memperluas pengembangan”, ungkap Rektor.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi