Tim KKN-PPM UM Jember Ajak Masyarakat Pesisir Selatan Jember Mengolah Limbah Terasi Menjadi Pupuk Organik Cair

UM Jember - Home industry terasi di Puger Kulon merupakan salah satu bentuk kewirausahaan yang berbasis masyarakat dengan mengembangkan potensi lokal, baik hasil laut maupun penduduk. Terasi Puger merupakan campuran bahan untuk sambal yang sangat terkenal karena rasanya, namun limbah yang diproduksi dari hasil pengolahan terasi sangat beresiko menyebabkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan dukungan pembiayaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal (Ditjen) Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) tahun anggaran 2018/2019.

Dalam pelaksanaannya, tim yang diketuai Ns. Awatiful Azza, M.Kep., Sp.Kep.Mat. yang juga Dosen Program Studi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember tersebut bekerja sama dengan institusi mitra, yakni UD Dua Berlian dan Kelurahan Puger Kulon.

UD Dua Berlian merupakan home indutri terasi yang bergerak di bidang pengolahan terasi Puger. beralamat di Dusun Mandaran I RT/RW : 004/005 Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur Kode pos 68164.

Menurut Azza bahwa home industri terasi selalu memproduksi limbah yang berbau sangat menyengat. Karena bahan dasar dari terasi adalah udang,. Limbah udang harus dapat dimanfaatkan agar tidak mencemari lingkungan. "Kurangnya pemahaman masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat membuat mereka tidak peduli dengan pencemaran lingkungan yang selama ini telah terjadi akibat limbah terasi. Masyarakat pengrajin terasi hanya membuang dan membiarkan saja sehingga membuat bau menjadi tidak sedap.

Dalam kegiatan KKN-PPM ini melibatkan mahasiswa KKN universitas Muhammadiyah Jember untuk turun Bersama-sama dalam mengatasi permasalahan tersebut., UD Dua Berlian menyediakan limbah terasi. Sedangkan masyarakat kelurahan Puger Kulon yang diwakili oleh ibu-ibu RW desa Gedangan sebagai pembuat pupuk organic cair dan memanfaatkan pupuk tersebut sebagai penghijauan.

"Diharapkan kerjasama dan kolaborasi ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih sadar tentang hidup sehat dan dapat mengolah limbah menjadi bahan yang dapat dimanfaatkan. Produk yang dihasilkan dari olahan limbah terasi ini dibuat menjadi pupuk organic cair., dan team ini memberi nama dengan pupuk “ LITERASI” yaitu Pupuk limbah terasi.

Menurut Azza, program selanjutnya adalah terbentuknya kader penghijauan bagi kelurahan Puger Kulon dan dapat meningkatkan social ekonomi bagi masyarakat pesisir selatan Jember..

Melalui kegiatan ini para ibu rumah tangga memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam memanfaatkan limbah terasi dan juga sekaligus dapat membuat media penanaman aquaponic,sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan serta membuat hijau lingkungannya..

Harapan terbesar dari team adalah adanya penghijauan di pesisir selatan Jember, yang selama ini tampak gersang dan panas. serta kurangnya pencemaran lingkungan. "

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi

OffCanfas (ID)