UM Jember Terapkan Model Bimbingan Terpadu Untuk Mahasiswa KKN 2019, di Kota Jember

Cetak

Program KKN 2019 telah resmi dibuka. Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr Ir M Hazmi DESS., secara resmi membuka acara pembekalan KKN di Aula Zaenuri pada Selasa15/01/2019 kemarin. Kuliah Kerja Nyata (KKN) lahir dalam proses pembangunan yang pada hakekatnya adalah pelaksanaan dari falsafah pendidikan yang berdasarkan pada Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang nomor 22 tahun 1961, dalam pengalaman Tridharma Perguruan Tinggi.

Pada tahun 2019 ini UM Jember akan menerjunkan 894 Mahasiswa KKN yang terdiri dari 8 Fakultas diantaranya Fakultas Hukum, FKIP, Fakultas Ekonomi, FIKES, Psikologi, Pertanian, Teknik FISIPOL dan FAI kebeberapa kecamatan di kabupaten jember diantaranya Balung, Bangsalsari, Kencong, Jombang, Semboro, dan Gumukmas. Total desa yang akan menjadi tempat para mahasiswa KKN ini sebanyak 43 Desa.

Menurut Dr. Nurul Qomariyah M.M mengatakan bahwa KKN 2019 membawa tema Taman Bacaan Masyarakat dengan memadukan sebuah studi Etnografi. Studi Etnografi yang artinnya Filed Work yakni turun langsung mencari data ke lapangan, untuk menemukan, kemudian menggambarkan, secara holistic, sistem sosiokultural suatu masyarakat atau cara hidup suatu masyarakat. Etnografi adalah hidup bersama masyarakat, melihat kehidupan sehari-hari mereka, bergaul dengan mereka, mendengar pembicaraaan mereka, berbual dalam bahasa mereka dan melihat dunia sebagaimna mereka melihatnya. Dengan demikian studi ini diharapkan mampu mendorong setiap Mahasiswa agar bekerja di Desa dalam rangka pengabdian dalam jangka waktu tertentu untuk tinggal dan bekerjasama membantu masyarakat pedesaan dalam mengerjakan persoalan pembangunan” Jelas Dr. Nurul Qomariyah M.M Selaku kepala LPPM. “ manfaat lain mahasiswa dapat mengembangkan pemikiran berdasarkan ilmu tekhnologi dan dalam upaya menumbuhkan, mempercepat serta mempersiapkan kader-kader pembangunan”, Imbuhnya. KKN akan dilaksanakan pada 31 Januari-1 Maret 2019 mendatang.

Menurut Dhian Wahana Pura M.Pd.I selaku dosen pembimbing KKN mengatakan dalam KKN ini akan memberikan instruksi kepada mahasiswa agar menanamkan minat baca kepada masyarakat, mengingat menambah wawasan atau pengetahuan selain sebagai perintah agama juga merupakan media membuka cakrawala. dalam proses membimbing mahasiswa KKN Dhian Wahana Pura M.Pd.I memaparkan bahwa akan melakukan model bimbingan “terpadu” yang artinnya pembimbing akan membimbing satu kesatuan agar mereka mampu menguasai banyak antara kemampuan berinteraksi dimasyarakat, moral di masyarakat, menunjukkan intelektual movement di masyarakat serta religious dimasyarakat. Dengan demikian output tujuan KKN akan tercapai meliputi masyarakat sadar literasi, masyarakat berfikir cerdas dan mahasiswa dapat membawa nilai promotif terhadap lembaga dimasyarakat.