Bencana Banjir Kencong Timbulkan Empati Mahasiswa Internsional UM Jember

Cetak

Duka atas kejadian bencana banjir yang terjadi dikota jember pada minggu 23 Desember 2018, akibat air penahan dinding Sungai Tanggul Jebol di Dusun KedungLangkap Kraton Kencong telah menimbulkan banyak simpati dari berbagai kalangan masyarakat untuk berusaha membantu meringankan beban para korban banjir, tak terkecuali juga sekelompok mahasiswa internasional UM Jember yang tergerak hatinya untuk ikut serta membantu meringankan beban korban bencana dengan jalan melakukan bakti sosial dengan mengumpulkan berbagai bahan bantuan untuk disumbangkan. Tepat pada tanggal 30 Desember 2018 lalu, sekelompok mahasiwa Internasional ini berangkat ke kencong dengan membawa barang barang bantuan. '' kami dari mahasiswa Internasional negara thailand merasa sedih dan perihatin atas kejadian bencana banjir yang terjadi di kota jember, kami yang tinggal di indonesia khususnya kota jember sebagai pilihan kami untuk belajar merasa sangat penting bagi kami untuk membantu saudara kami yang sedang membutuhkan bantuan maka dengan ini kami merencanakan agenda bakti sosial ini sebagai bentuk rasa keprihatnan kami", jelas Nurulhuda Dueromae mahasiswa Thailand. "kami membawa barang bantuan seperti sembako, baju untuk semua usia, buku dan perlengkapan tulis, serta air mineral sebanyak 100 dus untuk para korban", imbuh Nurulhuda.

Rombongan yang berjumlah 38 orang yang terdiri dari mahasiswa thailand, timor leste dan malaysia ini berangkat pada pukul 13.00 WIB menuju lokasi dengan dipimpin oleh ibu Nurul Fathiyah F M.P selaku kepala KUI (Kantor Urusan Internasional) sekaligus sebagai ketua rombongan menuju posko muhammadiyah yang berada di desa igir-igir. Rombongan disambut oleh Farud AFA selaku kordinator relawan Muhammadiyah dari MDMC (muhammadiyah disaster management center).

Sesampainya diposko muhammadiyah para mahasiswa Internsional ini diberikan arahan terlebih dahulu oleh Farud AFA koordinator relawan muhammadiyah tentang lokasi yang akan dituju. Kelompok mahasiswa dibagi menjadi dua yang selanjutnya dibawa menggunakan mobil pick up terbuka menuju lokasi bencana membantu membagikan logistik kepada beberapa korban bencana dilokasi yang masih terendam banjir.

Farud AFA mengatakan bahwa daerah yang akan dituju adalah dusun Panggul melati desa Kepanjen kecamatan Gumukmas yang kondisinya masih terendam banjir sampi lutut serta masih dalam keadaan padam listrik.

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Internsional ini selain membantu Distribusi Logistik berupa Sembako, Peralatan Bersih bersih, Peralatan Bayi dan Selimut mereka juga membantu untuk asasment beberapa data yang dibutuhkan sesuai instruksi.

Nurul Fatiyah Fauzi selaku ketua rombongan juga menyampaikan bahwa seluruh hasil bantuan yang dibawa oleh mahasiswa asing ini adalah hasil dari kesukarelaan mereka dan komunitas mereka tanpa ada paksaan dan kegiatan bakti sosial ini juga atas inisiatif mereka dan rasa empati mereka secara pribadi dan kami membantu dalam hal fasilitas dan menghubungkan dengan pihak pihak yang terkait.

"Saya pribadi berharap semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan keringan dan banyam keberkahan untuk mereka, kami berdoa semoga Tuhan memberikan keselamatan untuk mereka dan kita semua Amiin '' ujar Vergilio Antonio Jose mahasiswa Timur Leste.