KEMBANGKAN TEKNOLOGI REKAYASA IRIGASI MELALUI KEGIATAN PKM, UM JEMBER MENDAPAT APRESIASI PEMKAB SITUBONDO

UM Jember terus meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat melalui penggunaan teknologi tepat guna, salah satunya melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat berupa Penerapan Rekayasa Irigasi Pompa Hidram dan Pompa Tenaga Surya di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Wilayah ini berbatasan langsung dengan daerah pesisir dan mempunyai kontur lahan cukup ekstrim, menjadikan alasan daerah ini tertinggal dalam pengelolahan SDA yang ada. Salah satunya adalah pengolahan sumber air di beberapa titik sungai pegunungan yang masih belum dimanfaatkan dengan baik untuk produksi pertanian sehingga terjadi kekeringan dan kurang maksimalnya hasil panen yang didapatkan.

Menurut Adhitya Surya Manggala ST, MT, selaku ketua pelaksana, beberapa faktor yang menghambat kemajuan pengolahan SDA antara lain karena keterbatasan pengetahuan masyarakat di daerah tersebut dan kurangnya komunikasi antara masyarakat dengan perangkat daerah. Masyarakat harus menempuh perjalan jauh ataupun menumpang ke masyarakat lain apabila terjadi kemarau. Pada persawahan yang mengalami kekeringan sementara diatasi dengan penggunaan pompa diesel yang hanya dimiliki beberapa pemilik sawah yang kaya dan adanya biaya sewa alat yang memberatkan masyarakat yang mayoritas kalangan menengah kebawah. Sempat muncul inisiatif untuk membuat tanggul pengalihan aliran air sungai sementara, tetapi kembali hancur ketika musim hujan karena aliran sungai yang deras dari puncak gunung. Selaku anggota pelaksana, Ilanka Cahya Dewi, ST., MT menambahkan, mitra yang mengalami masalah tersebut yaitu Kelompok Tani Jaya Makmur (KTJM) dan Karang Taruna Desa Tambak Ukir (KTDTU). KTJM merupakan kelompok petani yang tinggal didaerah dekat dengan areal persawahan yang memiliki kontur tanah tidak beraturan. Kelompok ini mempunyai kegiatan pertanian hanya saat musim hujan ringan atau saat aliran air sungai bisa dibendung. Namun saat musim hujan tinggi yang menyebabkab aliran air sungai deras, maka kebutuhan air pertanian terganggu bahkan mengalami kekeringan. KTDTU merupakan kelompok pemuda yang dibentuk oleh perangkat desa setempat untuk membantu permasalahan umum yang ada dilingkungan desa setempat. Kedua mitra ini bersedia bekerjasama dengan tim pengusul dalam upaya menanggulangi masalah yang mereka hadapi saat ini.

Hasil kegiatan tim Dosen Program Studi Teknik Sipil ini mendapatkan apresisasi yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Situbondo. Hal ini diwujudkan dalam acara koordinasi bersama yang dilaksanakan hari Senin tanggal 27 Agustus 2018 di Ruang Intelegensi Room Kantor Pemda Situbondo. Dalam kesempatan itu, UM Jember berkesempatan untuk ikut membantu beberapa lahan pertanian yang memiliki potensi dan permasalahan yang sama, bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Dinas PUPR dilingkungan Kabupaten Situbondo.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi

OffCanfas (ID)