Penancapan Kapak sebagai Bukti Kursus Jaya Melati 1 Hizbul Wathan Konsul Besuki di UM Jember Telah Dimulai

UM Jember. Permintaan pelatih yang cukup tinggi serta semakin banyaknnya anggota Hizbul Wathan yang membutuhkan binaan maka ini merupakan sebuah tanggung jawab besar bagi pimpinan untuk membantu menyediakan sarana dan prasarana berupa SDM yang berkualitas sebagi penerus-penerus dan Pembina bagi peserta didik. Maka Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur pada 1 Nopember 2017 bertempat di UM Jember memberikan jawaban atas permasalahan-permasalahan yang ada dengan mengadakan acara kursus Jaya melati 1 se konsul Besuki sebagai tempat untuk mencetak pelatih-pelatih yang kompeten.

Dalam acara kursus Jaya Melati 1 ini diikuti oleh guru diseluruh sekolah sekolah muhammadiyah se konsul Besuki diantaranya Jember, Probolinggo, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan Lumajang, total peserta berjumlah 50 orang. Acara ini akan dilaksanakan selama 5 hari sejak tanggal 1-5 Nopember 2017 dengan menggunakan fasilitas yang ada di UM Jember. Pada saat acara pembukaan kursus jaya melati ini di hadiri langsung oleh ketua PDM H kusno S.PdI, ketua serta sekretaris Dikdasmen PDM Jember, Kwartir Pusat Hizbul Wathan Ramanda Muchsinun selaku ketua yang membawahi korbid pembinaan anggota dan peserta didik serta jajaran pimpinan kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur. Dalam sambutan Ketua PDM mengatakan“ saya turut bahagia dan bangga atas terselenggarakannya acara yang melibatkan konsul Besuki yang ditempatkan di kabupaten Jember. Seluruh amal usaha muhammadiyah di jember kita beri garis, bahwa seluruh kegiatan yang berhubungan dengan ortom dan persyarikatan harus dibackup, wajib khususnya untuk disukseskan dimanapun tempatnya. Ujar H Kusno . “kita ingin menjadikan kebersamaan sebagai kekuatan, karena kita semua tidak bias bergerak sendiri-sendiri , AUM adalah alat perjuangan untuk mencapai tujuan persyarikatan sedangkan ortom (organisasi otonom ) dibentuk untuk perluasan cakupan capaian dari pada tujuan”. Tegasnya. “Apa yang diinginkan Kyi. H Ahmad Dahlan tentang keberadaan Hizbul Wathan ini sebagai ortom yang sangat khusus mencetak kader yang ideologis praktis artinya semua jiwanya semua jiwanya tidak boleh tidak persis dengan Muhammadiyah. Praktis, tidak perlu tinggi-tinggi teorinya segera diamalkan segera dikerjakan tidak butuh teori macam macam tetapi ajaran islam mengatakan kamu adalah pemakmur kamu adalah khalifah kamu bertanggung jawab atas kemakmuran yang ada di muka bumi ini. Konsep dasar itu kemudian dipraktekkan bagaimana menciptakan kemakmuran, Terangnya.

Dengan mengakui keberagaman mengakui perbedaan, sekecil apapun potensi di tengah-tengah kehidupan manusia dan masyarakat adalah kekuatan yang dahsyat kalau itu dimanage dengan baik dan benar. “jadi kalau HW itu kemudian tidak bias berkembang itu bukan salahnya norma yang ada didalam undang-undang HW tetapi didalam mengiplementasikan belum ada komitmen Yang sungguh-sungguh . mana mungkin sebuah gerakan yang dilandasi dengan tauhid yang tulus kemudian tidak bias tumbuh dan berkembang tidak bisa diterima di masyarakat.” Tegas H Kusno Ketua PDM dalam Sambutan.

Dalam sambutan lain M Arsyad selaku kordinator ketua konsul besuki dalam sambutanya mengatakan, “Hizbul Wathan ini adalah pendidikan ketiga setelah lingkungan keluarga dan sekolah inilah pendidikan karakter. Dengan tujuan agar supaya kader-kader Muhammadiyah kader-kader Umat bangsa ini tangguh, cakap, mandiri dan mampu menjadi pemimpin yang terbaik, pemimpin yang diridhoi oleh Allah SWT sehingga membawa umatnya, Masyarakatnya menjadi ahli surga”. Sambutnya. “Keberadaan Hizbul Wathan bisa dirasakan dimanapun hingga saat ini. Saya harap Hizbul Wathan Besuki ini bisa menjadi tonggak yang mengawali Hizbul Wathan Untuk Indonesia”. Tegas M Arsyad. Dengan ucapan Bismilah dan ditancapkanya kapak diatas media kayu maka resmilah acara kursus Jaya Melati ini dilaksanakan.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi